25 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022
spot_img

Pembuat Kue Kering Tahun Baru Berharap Peruntungan di Tengah Pademi

Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pandemi Covid-19 boleh dibilang belum berlalu, tapi kehidupan tetap harus berjalan dan belomba untuk mencari peruntungan.

Hari besar keagamaan adalah momen penting yang tidak boleh dilewatkan, salah satunya adalah para pembuat kue kering untuk perayaan Natal dan Tahun Baru.

Salah satunya adalah pengrajin kue kering rumahan di Jalan Seram Gang Kyai Kota Pematang Siantar. Memasuki gang ini, aroma kue bakar sudah begitu terhirup.

Dari dapur kecil milik Wak Pon yang dibantu adiknya, Ramlah sudah terlihat keduanya begitu asik membuat kue. Keduanya sudah berusia sekitar 50 tahun, tetapi mereka sudah menggeluti bisnis kue kering cukup lama terbilang puluhan tahun.

Baca Juga:Pembuat Kue di Toba, Berpacu di Tengah Pandemi Covid-19

“Alhamdulillah Bu, biasanya saat Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru kami bisa membuat kue hingga menghabiskan tepung 300 kilogram,” ujarnya Ramlah penuh semangat, membayangkan ada keuntungan yang bisa ia peroleh untuk bisa menyambung hidup.

Maklum sejak pandemi Covid-19 ini, kedua ibu lansia ini sudah tidak lagi membuka kantin sekolah. Keduanya selama ini menjual jajanan.

“Tapi yah… kali ini mungkin kami hanya membuat setengahnya saja sekitar 150 kilogram,” ujar Ibu Pon agak merendah. “Kita tahulah Bu, kondisi Covid, semua orang mengurangi biaya hidup. Tetapi sudah lumayanlah, Bu,” sebutnya lagi.

Baca Juga:Ini Tips Membuat Kue Lampet

Biasanya kue buatan Ibu Pon dan Ramlah ini sudah dipesan jauh sebelum Tahun Baru. Meski orderan belum begitu banyak, namun mereka sudah mempersiapkannya terlebih dahulu.

Biasanya per hari, mereka akan membuat kue hingga 20 Kg tepung, namun saat sekarang ini hanya 10 Kg. Para pembeli akan datang sendiri dan biasanya akan dijual kembali kepada yang lainnya. Bahkan ada yang sudah memesan untuk dijual di toko toko.

Mereka berharap, meski masih pandemi, tetapi penjualan kue kering untuk menyambut Natal dan Tahun Baru bisa laris. Apalagi mereka melihat, situasi pandemi saat ini tidak seketat sebelumnya.(rika/hm10)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: