spot_img

Terkait Rendahnya Realisasi Anggaran, Jawaban Wali Kota Siantar ‘Mengganjal di Hati’

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Rapat paripurna di DPRD Kota Pematang Siantar berlanjut ke agenda Penyampaian Nota Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Pengantar Nota Keuangan Ranperda APBD tahun 2023, pada Rabu (23/11/22) malam.

Pertanyaan soal rendahnya realisasi anggaran tahun 2022 mendapat jawaban dari Wali Kota. Namun jawaban tersebut masih mengganjal di hati. Seperti disampaikan seorang anggota DPRD, Frengki Boy Saragih yang interupsi kepada pimpinan rapat malam itu.

“Ini mengganjal di hati, pimpinan. Yang kita pertanyakan, bukan itu yang dijawab. Mengenai serapan anggaran, ada tiga yang dipertanyakan, tapi jawabannya sama,” ujar anggota dewan dari Fraksi NasDem itu terdengar agak kecewa.

Baca juga:Fraksi NasDem Sebut R-APBD Siantar 2023 Tidak Mendukung Peningkatan Ekonomi

“Baru, yang berikutnya, kita juga mempertanyakan opini dari BPK mengenai ASN yang kurang berkualitas dengan banyaknya anggaran yang gak matching, gak berguna. Ini perlu diketahui semua, ke depan, janganlah asal dijawab. Benar-benarlah itu yang dipertanyakan, dan itu yang dijawab,” cecarnya lebih lanjut.

Meski demikian, Frengki mengaku menerimanya, karena hal itu dapat dijelaskan dalam rapat berikutnya, namun ia tetap berharap agar apa yang ditanya, itulah yang dijawab. “Memang, dikatakan akan dijelaskan dalam rapat berikutnya, oke saya terima, tapi untuk ke depan jangan begini lagilah,” ketus Frengki yang kemudian mengusulkan agar jawaban Wali Kota itu dikembalikan untuk diperbaiki.

Hal senada juga diisampaikan oleh seorang anggota Fraksi NasDem lainnya, Tongam Pangaribuan. “Pimpinan, kami masih kurang puas dengan jawaban tadi,” ujar Tongam yang menyarankan agar jawaban Wali Kota diperbaikian dan bisa lebih detail lagi, mengingat waktu pembahasan selanjutnya yang tergolong singkat.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Timbul M Lingga selaku pimpinan rapat, mengatakan agar hal itu dapat menjadi perhatian Wali Kota. “Kami juga mengharapkan, apa yang telah disampaikan disini, bisa diperdalam di rapat-rapat komisi dan gabungan komisi. Agar ini bisa terangkum semua, waktu yang ada kita manfaatkan, setuju?” ujar Timbul. “Setuju,” jawab para anggota DPRD.

Sebelumnya, dalam nota jawabannya atas pertanyaan terhadap masih rendahnya realisasi anggaran mengingat waktu tersisa tinggal 39 hari lagi, Wali Kota dr Susanti Dewayani menjelaskan bahwa Pemerintah Kota selalu berupaya meningkatkan pengelolaan kinerja pengelolaan keuangan melalui peningkatan SDM aparatur di lingkungan pemerintah kota pematang siantar.

Baca juga:APBD Siantar 2023 Direncanakan Defisit Rp35 Miliar, Pendapatan Rp970 Miliar

Kemudian, lanjut Susanti, menyiapkan ruang diskusi bagi seluruh kepala OPD tentang percepatan penyerapan anggaran, serta penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah.

“Terhadap realisasi APBD TA 2022, tetap diupayakan dapat terlaksana dengan baik hingga akhir tahun 31 desember 2022 dan seluruh program dan kegiatan dapat terealisasi maksimal. Perlu kami beritahukan bahwa hal ini juga menjadi penilaian bagi pemerintah atasan, dimana pemerintah atasan memberikan perhatian khusus terhadap serapan anggaran kabupaten/kota, jika serapan anggaran kurang baik maka akan berdampak buruk terhadap dana transfer daerah,” ujarnya. (ferry/hm06)

 

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: