27.8 C
Medan
Wednesday, August 10, 2022
spot_img

Musda Golkar Sumut Dijadwalkan 6-7 November di Jakarta

Medan, MISTAR.ID

Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut ke X dijadwalkan akan berlangsung pada 6-7 November mendatang. Musyawarah untuk memilih Ketua DPD I Golkar Sumut ini rencananya akan dilangsungkan di Jakarta.

“Informasi yang kita peroleh Musda dijadwalkan 6-7 November,” kata Wakil Ketua Korbid Pemenangan Pemilu DPD Golkar Sumut Irham Buana Nasution, Kamis (29/10/20).

Anggota komisi A DPRD Sumut ini mengatakan bahwa panitia pelaksana Musda adalah panitia yang telah dibentuk sebelumnya. Hanya saja saat ini, mereka berharap ada revisi kepanitian yang telah dibentuk. “Kita berharap ada revisi kepanitiaan dalam rangka persatuan dan kesatuan Golkar,” kata Irham.

Baca juga: Syaf Lubis Calon Tunggal Di Musda Golkar Medan

Permintaan revisi kepanitiaan ini terdengar wajar sebab Irham adalah kubu pendukung Musa Rajekshah atau Ijeck untuk jadi Ketua DPD I Golkar Sumut. Wagub Ijeck dalam usahanya merebut ketua DPD mendapat tantangan serius dari Yasir Ridho Lubis yang didukung oleh sebagian besar pengurus termasuk Plt Ketua DPD Golkar Sumut Ahmad Doly Kurnia Tanjung.

Namun, meski Plt Ketua DPD Ahmad Doly lebih mendukung Yasir Ridho, Irham optimis Musda ini secara aklamasi akan menunjuk Musa Rajekshah. “Yang pasti kan instruksi Ketua Umum sebagai pemegang mandataris partai wajib diikuti oleh semua kader. Ketua Umum telah memberikan diskresi kepada Pak Ijeck untuk jadi Ketua DPD,” jelas mantan Ketua KPU Sumut ini.

Baca juga: Peta Dukungan di Musda DPD I Golkar Sumut Akan Berubah

Ketua Korbid Kepartaian DPD I Golkar Sumut Rolel Harahap menambahkan, bahwa ketua panitia penyelenggara Musda, Sangkot Sirait hari ini dipanggil oleh Plt Ketua DPD Golkar Ahmad Doly. Rolel yang berada di kubu Yasir Ridho ini mengatakan bahwa pemanggilan oleh Plt ini pastilah berdasarkan petunjuk Ketua Umum.

“Hasilnya apa kita belum tahu. Besok Pak Sangkot Sirait akan kembali (ke Medan),” kata Rolel.

Mahkamah Partai Golkar telah membatalkan hasil Musda X Golkar Sumut 24 Februari lalu yang memilih Yasir Ridho secara aklamasi. Mahkamah kemudian memerintahkan Musda ulang karena dinilai cacat hukum.

Ini merupakan buntut persaingan panas antara Musa Rajekshah dan Yasir Ridho. Musa yang akrab disapa Ijeck berkeinginan kuat menjadi Ketua DPD. Ia juga sudah mengantongi diskresi Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua DPD. Diskresi ini sesuai ketentuannya menghapus persyaratan yang harus dipenuhi Ijeck untuk menjadi Ketua DPD. Namun diskresi itu tidak diakomodir pada Musda 24 Februari lalu sehingga Ijeck tidak diperbolehkan mendaftar sebagai calon Ketua DPD saat itu.

Akibat tarik menarik ini, pelaksanaan Musda Golkar Sumut jadi molor. Sehingga DPP Golkar memutuskan bahwa pelaksanaan Musda II Golkar kabupaten/kota digelar terlebih dahulu. Padahal biasanya Musda DPD II dilakukan setelah Musda DPD I. Kini Musda 33 kabupaten/kota telah selesai digelar. (Iskandar/hm06).

 

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: