spot_img

Aksi Demo Warnai Sidang Paripurna Hari Jadi Dairi ke-75 Tahun, Ini Tuntutan Warga

Dairi, MISTAR.ID

Puluhan orang terdiri dari tokoh masyarakat melakukan aksi demo saat sidang paripurma istimewa bersama Bupati Dairi dan jajarannya dalam agenda memperingati hari jadi ke-75.

Aksi demo berlangsung beberapa saat setelah Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mumbuka sidang paripurna istimewa hari jadi Dairi di ruang sidang gedung DPRD, Sabtu(1/10/22).

Bersamaan dengan hari Kesaktian Pancasila, peserta aksi melalui beberapa orator menyampaikan aspirasinya bertepatan saat Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu sedang membacakan pidatonya terkait hari jadi Dairi ke-75 tahun.

Baca Juga:Perambahan Hutan dan Illegal Logging di Dairi Diduga Libatkan Oknum Polisi

Masing-masing orator menyampaikan aspirasinya dengan menuntut DPRD supaya tidak mangkir saat bersidang. Aspirasi utama yang dituntut puluhan peserta aksi yaitu menuntut DPRD agar membahas pengesahan P-APBD Dairi demi pembangunan daerah itu sendiri.

Diketahui sebelumnya kehadiran badan musyawarah DPRD tidak kuorum bersidang dalam menyusun jadwal pembahasan P-APBD 2022 Kabupaten Dairi.

Sebelumnya diberitakan, Sekwan Dairi Yon Hendrik di seputaran gedung DPRD terkait pembahasan P-APBD Dairi TA 2022 mengatakan, Badan musyawarah (Bamus) DPRD tidak menyusun jadwal pembahasan P-APBD Dairi 2022 karena kehadiran anggota Bamus tidak kuorum selama tiga kali berlangsung.

“Yakni pada tanggal 12, 15 dan 21 September lalu. Oleh karena anggota Bamus tidak kuorum untuk menyusun jadwal, berlajut dilakukan rapat internal DPRD dan sampai hari ini kehadiran DPRD juga tidak kuorum sehingga pimpinan melakukan skors,” kata Yon Hendrik.

Sementara Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani yang dikonfirmasi Mistar saat itu terkait agenda rapat internal DPRD mengatakan, rapat paripurna itu merupakan tujuan rapat internal DPRD sehubungan sudah diterima draf KUA -PPS P-APBD 2022 untuk dijadwal dibahas apa tidak.

Baca Juga:Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Dairi Hanya Dihadiri 14 Anggota DPRD

“Namun masih tahap rapat internal kehadiran DPRD tidak kuorum, sehingga rapat sementara diskors,” ujarnya.

Ditanya soal kehadiran anggota DPRD dalam bersidang dan rapat tidak kuorum, ia mengatakan bahwa hal itu hak masing-masing anggota DPRD.

Sementara puluhan orang mengatasnamakan aliansi masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi demo di gedung DPRD dengan menyuarakan “menolak sikap DPRD mangkir sidang dan meminta DPRD mensahkan P-APBD TA 2022”.(manru/hm12)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: