22.8 C
Medan
Thursday, August 18, 2022
spot_img

Antisipasi Penyebaran PMK, Polda Sumut Lakukan Pengecekan ke Lokasi Peternakan

Medan, MISTAR.ID
Polda Sumatera Utara telah memerintahkan jajarannya untuk mengecek lokasi-lokasi peternakan hewan berkaki empat khususnya sapi dan lembu. Pengecekan ini untuk mengantisipasi dan pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara Kompol Hermansyah mengaku jajaran Polres telah mendatangi tempat peternakan hewan sapi dan lembu.

“Jajaran (Polres) sudah mendata lokasi-lokasi peternakan hewan,” ucapnya, Rabu (18/5/22).

Baca juga:Antisipasi PMK, Polres Tapsel Cek Pasar Hewan

Sejauh ini, ia belum menerima laporan terkait dengan temuan PMK yang dilakukan jajarannya. “Kita belum dapat laporan, nanti kalau ada akan disampaikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Polda Sumut sedang mengawasi distribusi hewan ternak dalam mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Hal ini dilakukan mengingat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Nomor STR/395/OPS/2022 tertanggal 11 Mei 2022 kepada seluruh jajaran Polda yang berisi arahan dalam rangka darurat penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak ruminansia.

“Polda Sumut melalui Satgas Pangan akan berkoordinasi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan mengawasi distribusi hewas ternak mengantisipasi wabah PMK,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (13/5/2022).

Diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Nomor STR/395/OPS/2022 tertanggal 11 Mei 2022 kepada seluruh jajaran polda yang berisi arahan dalam rangka darurat penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak ruminansia.

Dalam surat telegram tersebut, kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, jajaran kepolisian diminta untuk berkoordinasi dengan dinas peternakan terkait dengan pendataan penyebaran PMK dan upaya cegah masuknya hewan ruminansia dari daerah yang dinyatakan wabah PMK sehingga dapat diminimalisasi penyebarannya.

Baca juga:PMK pada Hewan Belum Ditemukan di Siantar

“Polri memberdayakan dan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas bersama penyuluh peternakan untuk mengedukasi masyarakat bahwa PMK tidak menular pada manusia. Namun, menular pada hewan lain tertentu,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (12/5/22).

Dalam upaya pencegahan penyebaran PMK dari wilayah terdampak wabah, Jawa Timur dan Aceh, Polri melakukan rapat koordiansi bersama Kementerian Pertanian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pendataan terkait dengan penyebaran PMK, kemudian pendataan hewan ternak yang terinfeksi virus PMK. (saut/hm06)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: