24 Anggota DPRD Humbahas Malas Ngantor

Kantor DPRD Humbahas.(f:ist/mistar)

Humbahas, MISTAR.ID

Dari 25 anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan bolos kerja, pasca pengesahaan APBD 2021. Hanya ada satu anggota dewan yang masuk kantor. Padahal, seminggu belakang ini kantor wakil rakyat ini hiruk pikuk dipenuhi anggota DPRD dan para SKPD membahas RAPBD 2021.

Amatan Mistar, Jumat (27/11/20) menyebutkan, hingga pukul 12.00 WIB, dari 25 anggota wakil rakyat yang berkantor di Jalan itu, hanya satu orang yang masuk yakni Ketua DPRD Ramses Lumbangaol.

Ketua DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan Ramses Lumbangaol mengatakan, bahwasanya pasca pengesahaan APBD 2021, sebanyak 25 anggota dewan termasuk dia sendiri tidak memiliki jadwal pekerjaan diluar. Namun, ketika disinggung ketidakkehadiran para dewan lainnya dikantor DPRD, Ramses ogah menjelaskan.

Sementara itu, dari 25 anggota dewan yang dihubungi, Bresman Sianturi membenarkan dia sendiri tidak masuk kerja satu hari ini dikarenakan ada urusan keluarga di Medan. Tetapi Bresman mengaku, masuk pada Kamis (26/11/20) lalu bersama dua orang temannya yakni Charles Purba dari Politisi Partai Perindo dan Wakil Ketua DPRD Marolop Manik.

Baca juga: Warga Martodo Humbahas Resah, Ini Penyebabnya

“Mau ke Medan, ada urusan keluarga. Tapi saya masuk kok semalam sama dua dewannya lainnya,” ucap Bresman dari Politisi Partai Demokrat saat dihubungi.

Dijelaskan Bresman, terkait masalah ketidakkehadiran anggota dewan sah-sah saja dikarenakan tidak ada agenda apapun di DPRD. Tetapi Bresman mengaku secara aturan baik itu di tata tertib dewan, seharusnya sebagai wakil rakyat masuk kerja. Dan dari etikapun juga demikian, apalagi digaji oleh negara.

“Seharusnya ketentuan ditatib pun sebenarnya semua dewan hadir tiap hari. Tapi, mungkin ada kegiatan diluar, karena tidak ada kegiatan dikantor maka tidak hadir. Dan secara etikapun demikian. Karena harus menerima aspirasi masyarakat, karena kami sudah digaji oleh negara,” tandas Fraksi Gerindra Demokrat ini.

LSM Pakar Soroti Kinerja DPRD Humbahas

Menanggapi itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pakar Kabupaten Humbang Hasundutan mengaku bahwasanya melihat sikap anggota DPRD yang terkesan ogah-ogahaan ngantor sudah tidak asing didengar lagi.

Baca juga: Kapoldasu Lantik AKBP Ronny Nicolas Sidabutar Sebagai Kapolres Humbahas

Menurutnya, sikap malas-malasan ngantor itu mulai terjadi periode anggota dewan 2014-2019 lalu. “Dari sejak periode anggota dewan 2014-2019 sudah seperti itu, apalagi diperiode sekarang mulai terkesan ogah-ogahaan ngantor,” ungkap Ketua Pakar Sudirno Lumban Gaol.

Dikatakannya, sering tidak ngantornya perwakilan rakyat ini yang semestinya memperjuangkan aspirasi masyarakat sangat disesalkan masyarakat. Karena mereka sudah diberi kepercayaan oleh masyarakat duduk diparlemen untuk mewakili masyarakat.

Sementara pada kenyataannya, terkesan sudah mulai togah-ogahaan ngantor. ” Jadi sebenarnya ini merupakan kesalahan masyarakat itu sendiri, kenapa memilih wakil rakyatnya seperti ini,” tandasnya.

Sekedar menginformasikan ke 25 wakil rakyat ini adalah, tujuh orang dari Fraksi PDI Perjuangan diantaranya Ramses Lumbangaol, Kepler Torang Sianturi, Jamanat Sihite, Minter Tumanggor, Masria Sinaga, Tingkos Silaban dan Daniel Banjarnahor.

Baca juga: Hari Ini, Presiden Jokowi di Humbahas

Lima orang dari Fraksi Golkar, yakni Marolop Manik, Manaek Hutasoit, Bantu Tambunan, Marolop Situmorang, Laston Sinaga dan empat orang dari Fraksi Hanura, yakni Labuhan Sihombing, Martini Purba, Robertho Simanullang, Sanggul Rosdiana Manalu.

Kemudian, tiga orang dari Fraksi Nasdem yakni Marsono Simamora, Normauli Simarmata, Mutiha Hasugian, tiga orang Fraksi Persatuan Solidaritas yakni Charles Ary Heryanto Purba, Guntur Sariaman Simamora dan Poltak Purba.

Selanjutnya, tiga orang Fraksi Gerindra Demorkar yakni Bresman Sianturi, Jimmy Togu Hamonangan Purba dan Moratua Gajah.(effendi/hm07)