Update Covid-19 Simalungun: Satu Pasien Positif Bertambah dan Satu Pasien Meninggal Bertambah

Update Covid-19 Simalungun: Satu Pasien Positif Bertambah dan Satu Pasien Meninggal Bertambah
Ilustrasi Covid-19.(f:gom tobing/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah di Kabupaten Simalungun, hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun, melalui data update yang dibagikannya, Minggu (22/11/20).

Menurut data tersebut, ada penambahan sebanyak satu pasien terkonfirmasi, sehingga total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Simalungun menjadi 45 pasien.

Selanjutnya, untuk kasus kematian akibat Covid-19 juga bertambah satu kasus, sehinggal total angka kematian menjadi 27 kasus.

Dikatakan Akmal, setiap pasien yang meninggal akibat Covid-19 akan dikebumikan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Simalungun Terus Meningkat

Sementara itu, untuk total pasien sembuh sudah sebanyak 420 pasien. Pasien yang dinyatakan sembuh, dikatakan Akmal, sudah menjalani swab dengan hasil negatif.

Untuk menunjang pemutusan rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Simalungun sudah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2020 tentang Protokoler Kesehatan.

Dalam Perbub tersebut, masyarakat diminta untuk selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak.

Baca Juga:Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Simalungun Capai 401 Orang

Akmal Siregar kembali menegaskan, agar masyarakat semakin disiplin dalam penerapan protokoler kesehatan, saat menjalani aktivitas sehari-harinya.

Dia menekankan, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan dalam pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Simalungun. “Kita tidak bosan-bosannya mengingatkan, agar masyarakat menerapkan protokoler kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” jelas Akmal Siregar.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Simalungun juga menyampaikan, bahwa setiap pasien yang dinyatakan sembuh masih tetap melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dengan menerapkan protokoler kesehatan.(roland/hm10)