28 C
Medan
Wednesday, June 29, 2022
spot_img

Komisi I DPRD Simalungun Minta Disdukcapil Tidak Bersikap Arogan dalam Pelayanan

Simalungun, MISTAR.ID

Komisi I DPRD Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Cipil Kabupaten Simalungun, Selasa (24/5/22).

Ketua Komisi I DPRD Simalungun Histony Sijabat mengatakan, pemanggilan atau RDP dengan Disdukcapil karena adanya laporan dari masyarakat terkait arogansinya pelayanan yang dilakukan petugas Capil saat melayani masyarakat.

“Banyak laporan ke kita, bahwa pelayanan di Disdukcapil arogan dan tidak menghormati masyarakat,” ucap Histony di depan Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun Tiarli Sinaga.

Baca Juga:Ketua Komisi A DPRD Sumut Apresiasi Capaian Kinerja Disdukcapil Terkait Adminduk

Arogansi pegawai Disdukcapil itupun terbongkar dan diungkapkan di RDP Komisi I yang korbannya anggota DPRD Simalungun sendiri, yakni Ernasari Purba dari partai Demokrat. Diceritakan Ernasari Purba, dia pernah diusir dengan nada kasar oleh pegawai Disdukcapil saat melakukan pengurusan KTP elektronik dengan anaknya.

Dia menceritakan, pada saat pengurusan KTP, dirinya memasuki satu ruangan dan menunggu di ruangan tersebut sambil memengang berkas anaknya. Namun saat menunggu di tempat itu, tiba-tiba datang seorang pegawai langsung mengusir Ernasari dari ruangan tersebut.

“Dia mengusir saya dengan nada arogan dan kasar, padahal saya hanya mau mengurus berkas anak saya saat itu,” cerita Ernasari.

Baca Juga:Cegah Calo dan Pungli, Petugas Satpol PP Jaga Kantor Disdukcapil Deli Serdang

Menurutnya, sikap dan arogansi si pegawai sangat tidak cocok berada atau bekerja di Disdukcapil. Karena menurutnya, pegawai Disdukcapil harus melayani dengan ramah tamah, penuh sopan santun dan saling menghormati.

Sikap arogansi tersebut pun diakui oleh pegawai Disdukcapil dan saat RDP, pegawai itu langsung meminta maaf kepada DPRD Simalungun. Dikatakan pegawai ini, dirinya tidak mengetahui bahwa yang diusirnya merupakan Anggota DPRD Simalungun.

Memberhentikan perkataan pegawai Disdukcapil, Ernasari Purba mengatakan, pegawai Disdukcapil harus sopan dan ramah kepada semua masyarakat, terlepas dari apa jabatan dan posisinya. “Semua harus dilayani dengan sopan dan ramah, entah dia hanya pakai sendal, atau pakai kaos koyak, tetap dihormati dan dilayani dengan ramah,” ucap Ernasari dengan nada cukup tinggi di hadapan pegawai arogan tersebut.

Baca Juga:Disdukcapil Toba Capai Target Nasional Pencetakan Akta Lahir dan KIA 2021

Ketua Komisi I Histony Sijabat menganggap bahwa sikap arogansi pegawai Disdukcapil, sepertinya sudah menjadi hal lumrah. Sehingga banyak masyarakat yang komplain dan mengadu ke DPRD Simalungun karena kecewa setelah pulang dari Disdukcapil.

Dia meminta agar hal ini menjadi pelajaran dan tidak terulang kembali di kemudian hari. “Kami mau perubahan, jangan kecewakan masyarakat, layani dengan baik, atur kabinet ibu agar memberikan pelayanan yang baik,” ucap Histony kepada Plt Kadisduk Simalungun.

Selanjutnya Plt Kadisduk Simalungun Tiarli Sinaga memohon maaf dan berjanji akan memperbaiki pelayanan di dinasnya. Dia juga mengakui bahwa selama ini pelayanan di dinasnya belum maksimal.(roland/hm15)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: