Kecelakaan Beruntun di Jalan Asahan, Ini Tanggapan Kadishub Simalungun Soal Kelaikan Truk Maut

Ini Tanggapan Kadishub Simalungun Soal Kelaikan Truk Maut
Kadushub Kabupaten Simalungun Roni Butarbutar.(f:ist/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID

Menanggapi kecelakaan maut yang terjadi itu di Jalan Asahan yang menelan lima korban jiwa (meninggal), Kamis (19/11/20), Kepala Dinas Perhubungan (Kadushub) Kabupaten Simalungun Roni Butarbutar menerangkan, bahwa terkait kelaikan operasi truk maut tersebut tidak dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simalungun.

“Kita bisa melihat, bahwa itu plat BM bukan Simalungun, jadi bukan di Simalungun pengeluaran ijin trayek atau pengajuan KIR nya,” ucap Roni Butarbutar, Kamis (19/11/20), saat dijumpai Mistar di Kantor DPRD Kabupaten Simalungun.

Baca Juga:Kecelakaan Beruntun di Jalan Asahan, Supir Truk Maut Serahkan Diri ke Polisi

Roni Butarbutar juga menjelaskan, bahwa alat uji KIR Kabupaten Simalungun masih standar akreditasi C, yang mana belum bisa melakukan uji KIR terhadap kendaraan sebesar truk fuso yang kecelakaan di Batu 4 Kecamatan Siantar, itu.

“Untuk pengujian mobil besar seperti yang terlibat kecelakaan di Batu 4, kita belum bisa karena pengujian KIR kita masih standarisasi akreditasi C,” jelasnya. Roni Butarbutar juga menegaskan, untuk kendaraan atau mobil yang tidak beres dalam pengurusan KIR atau ijin trayek, dinas perhubungan bisa merekomendasikan ke dinas terkait, agar perusahaan yang membawahi kendaraan tersebut dicabut ijin trayeknya.(roland/hm10)