31.7 C
Medan
Monday, July 4, 2022
spot_img

Baru Direhab Tahun 2019, Eks Kantor Camat Girsip Dibongkar Lagi

Parapat, MISTAR.ID

Bangunan kantor di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang berlokasi di Jalan Anggarajim Girsang, Kelurahan Girsang yang juga baru direhabilitasi tahun yang lalu (Agustus 2019), kini dibongkar (diratakan) Pemkab Simalungun.

Berdasarkan informasi di lapangan, bahwa Puskesmas Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang juga bekas kantor kecamatan akan kembali dibangun dan dijadikan Puskesmas yang lebih baik dengan penambahan gedung baru mengunakan Dana Alokasi Khsus (DAK) penugasan APBD Simalungun TA 2020, dari sumber dana Dinas Kesehatan sebesar Rp7 miliar lebih.

T Sinaga Salah seorang warga sekitar membenarkan bahwa bekas Puskesmas Girsip yang juga eks kantor Kecamatan Girsip baru satu tahun yang lalu siap di rehab. Begitu juga penambahan gedung baru rumah dinas camat dan Kantor Keluarga Berencana (KB).

Baca juga: Camat Girsip Tinjau Pengolahan Getah Pinus

Namun T Sinaga sangat menyayangkan bangunan itu diratakan dan akan dibangun kembali dengan dana Rp7 miliar lebih, padahal bangun tersebut masih bisa digunakan dan hanya tinggal diperbaiki sedikit.

“Kami menilai pembongkaran itu pemborosan anggaran,” ujar T Sinaga. Dia juga mengatakan dalam plang yang terpasang di lokasi pembungunan, tidak disebutkan Siapa dan PT apa yang mengerjakan proyek Rp7 miliar ini sehingga kami warga bertanya-tanya,” Ujar T Sinaga, Minggu (9/8/20).

“Tertulis di plang proyek, dana proyek bersumber dari DAK penugasan APBD Simalungun . Nomor Surat Perjanjian 16.VII.11.2/ SP/ PPK-DINKES/ APBD-DAK/ TA. 2020. Nama Paket Penambahan gedung/ ruang baru Puskesmas Parapat. Nilai Kontrak sebesar Rp7.046.813.000,00 dengan jenis kontrak gabungan Lumsum dan Harga Satuan, dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender.

Selain itu, Sinaga juga menyampaikan, bahwa besi beton bekas bagunan eks Kantor Camat Girsip atau bekas Puskesmas diduga dijual pemborong kepada pengusaha botot di seputar lokasi proyek. Sehingga ada indikasi pengelapan aset negara atau dibisniskan pemborong.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Dr Lidya, ketika dikonfirmasi terkait Pembangunan Puskesmas Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, yang juga bekas Kantor Kecamatan yang berbiaya Rp7 miliar menolak menjelaskan.

“Silahkan konfirmasi Ke Rumah Sakit Parapat,”Kata Dr Lidya melalui sambungan selulernya, Minggu (9/8/20) sekira pukul 15.38 WIB. (karmel/hm09)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: