30 C
Medan
Monday, August 15, 2022
spot_img

Semakin Pedas, Harga Cabai Rp48 Ribu per Kg

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Pematangsiantar melonjak tajam dari Rp28 ribu per kilogram menjadi Rp48 ribu per kilogram. Kenaikan harga itu terpantau hari ini, Minggu (29/5/22).

Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Dwikora Pematangsiantar, Sinta Purba mengatakan bahwa kenaikan harga cabai tersebut dipengaruhi oleh kelangkaan cabai di pasar. Disamping¬† peminatnya banyak, stok barang dari para petani sudah mulai sedikit. “Stok barang lagi kosong, makanya naik harganya. Sebab, kami pun membelinya dari agen mahal,” ujar Sinta.

Baca Juga:Stok Terbatas, Harga Cabai Merah Rp40.000 per Kg

Dia juga menyatakan bahwa kenaikan harga yang melonjak drastis itu bukan hanya cabai merah saja, bawang merah pun juga naik. Kenaikan bawang merah itu sudah terjadi sejak seminggu lalu. “Kalau bawang sudah naik seminggu lalu. Itupun naiknya cukup lumayan juga. Harga bawang kualitas bagus dihargai Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Kalau yang standar ada yang harga Rp35 ribu sampai dengan Rp40 ribu per kilogram,” jelas wanita paruh baya tersebut.

Penjual cabai merah lainnya, Rebeka, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai merah itu juga dipengaruhi faktor cuaca. Saat musim panas seperti sekarang ini, jarang ada petani yang menanam bibit cabai, lantaran khawatir gagal panen, karena sulit mencari air. “Sekarang kan sudah musim panas, para petani biasanya tidak ada yang menanam cabai. Jadinya, stok pun pasti berkurang, sedangkan peminatnya tetap banyak,” jelas Rebeka.

Baca Juga:Harga Cabai Merah di Medan Stabil, Nias Utara Rp70 Ribu per Kg

Kenaikan harga cabai merah itu juga dikeluhkan oleh warga. Fenomena mahalnya harga pangan mulai terjadi di beberapa komoditas yang membuat emak-emak mulai menjerit. “Kaget saya, soalnya semalam baru saja kami belanja cabai merah Rp27 ribu per kg, tiba-tiba hari ini naik hampir 100 persen. Aduh, peninglah kepala kalau begini, semua mulai mahal,” tukas Arni, warga Jalan Bola Kaki, Kecamatan Siantar Barat.

Arni yang juga merupakan ibu rumah tangga itu, berusaha mencoba menyiasati untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia juga harus mengurangi pembelian cabai merah lantaran harga yang melonjak tinggi.(yetty/hm15)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: