30 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Pemko Pematangsiantar Buka Penerimaan CPNS dan P3K

Pematangsiantar / Mistar – Menindaklanjuti Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kepmen PANRB) tentang Perubahan Penetapan dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar akan membuka seleksi penerimaan CPNS.

Bukan hanya CPNS, Pemko Pematangsiantar juga akan membuka seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K). Untuk CPNS, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar mengusulkan 20 formasi jabatan untuk 30 CPNS, sedangkan P3K diusulkan 54 formasi jabatan untuk 70 P3K.

Ke 20 formasi jabatan yang diusulkan untuk CPNS antara lain, jabatan pertama adalah Ahli Pertama-Analis Kepegawaian dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ilmu Kepegawaian, Ilmu Politik, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hukum, Ilmu Pemeritahan, Ilmu Sosial Politik, Kebijakan Publik dan S-1 Ekonomi Manajemen.

Jabatan yang kedua adalah Ahli Pertama-Assessor Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dengan kualifikasi pendidikan S-1 yang meliputi S-1 Psikologi, Bahasa, Ilmu Hukum, Ilmu Filsafat, Pendidikan, Humaniora, Ekonomi Manajemen dan S-1 Ekonomi Akutansi.

Jabatan yang ketiga adalah Ahli Pertama-Auditor dengan kualifikasi pendidikan S-1 yang meliputi S-1 Ekonomi Manajemen, Ekonomi Akutansi, Ilmu Hukum, Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial Politik dan S-1 Kebijakan Publik.

Lalu jabatan yang keempat adalah Ahli Pertama-Auditor Kepegawaian dengan kualifikasi pendidikan S-1 yang meliputi S-1 Ilmu Sosial dan Politik, Ilmu Hukum, Ekonomi Manajemen, Ekonomi Akutansi, Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan dan S-1 Kebijakan Publik.

Jabatan kelima adalah Ahli Pertama-Epidemiolog Kesehatan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Kesehatan Masyarakat. Kemudian, jabatan yang ketujuh adalah Ahli Pertama-Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan kualifikasi pendidikan S-1 Kesehatan Masyarakat dan S-1 Teknik Manajemen Industri.

Jabatan ketujuh adalah Ahli Pertama-Perencana dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Manajamen, Ekonomi Akutansi, Ekonomi Pembangunan, Perencanaan Wilayah Kota dan S-1 Matematika.

Jabatan kedelapan adalah Ahli Pertama-Pranata Komputer dengan kualifikasi pendidikan S-1 Komputer Jurusan Sistem Informasi, Komputer Aplikasi, Komputer Multimedia, Komputer Programmer dan S-1 Komputer Informatika. Untuk jabatan ini akan ditempatkan di Dinas Komunikasi dan Informatika.

Jabatan kesembilan adalah Ahli Pertama-Pranata Komputer dengan kualifikasi pendidikan S-1 Komputer Jurusan Sistem Informasi, Komputer Aplikasi, Komputer Multimedia, Komputer Programmer dan S-1 Komputer Informatika. Ini nantinya akan ditempatkan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Jabatan kesepuluh adalah Ahli Pertama-Pustakawan dengan kulifikasi pendidikan S-1 Perpustakaan. Jabatan kesebelas adalah Analis Aplikasi dan Pengelolaan Data Sistem Keuangan dengan kaulifikasi pendidikan S-1 Komputer, Manajemen Teknologi Informasi, Ekonomi Manajemen dan Ekonomi Akutansi.

Jabatan keduabelas, Analis Laporan Hasil Audit dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Akutansi, Ekonomi Manajemen dan S-1 Administrasi Negara. Jabatan ketigabelas, Analis Laporan Keuangan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Akutansi, Ekonomi Pembangunan dan S-1 Ekonomi Manajemen.

Jabatan keempatbelas, Analis Pengembangan Potensi Daerah dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Manajemen, Bisnis Tata Niaga, Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan dan S-1 Bisnis Manajemen.

Jabatan kelimabelas, Komandan Petugas Keamanan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Olah Raga, Pendidikan Olah Raga, Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Sosial Politik dan S-1 Ilmu Hukum.

Jabatan keenambelas, Penata Laporan Keuangan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Akutansi, Ekonomi Manajemen dan S-1 Ekonomi Keuangan. Jabatan ketujuhbelas, Pengelola Persidangan dengan kualifikasi pendidikan D-III Komputer, Administrasi Sekretaris, Ekonomi Kesekretariatan, Administrasi Niaga dan D-III Administrasi Bisnis.

Jabatan kedelapanbelas, Penyusun Rencana Pemanfaatan Kawasan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Teknik Sipil Perencanaan, Teknik Lingkungan Hidup, Teknik Sipil Industri dan Konstruksi, dan S-1 Perencanaan Wilayah dan Tata Kota.

Jabatan kesembilanbelas, Pranata Pasukan Pengamanan Dalam dengan kulifikasi pendidikan D-III Olah Raga, Ilmu Komunikasi, Komunikasi Informasi Publik, Manajemen Administratif dan D-III Ekonomi Manajeman. Jabatan yang keduapuluh, Verifikator Keuangan dengan kualifikasi pendidikan S-1 Ekonomi Akutansi.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Kepegawaian di BKD Kota Pematangsiantar, Farhan Zamzamy SH ketika dikonfirmaasi mengenai seleksi penerimaan CPNS dan P3K yang akan bertugas di lingkungan Pemko Pematangsiantar, Senin (14/10/2019).

“Terkhusus formasi jabatan P3K itu kecenderungannya untuk tenaga kesehatan dan tenaga guru atau pendidikan. Itu masih hanya sebatas usulan, tapi usulan terakhir sesuai dengan coatching kita dengan Menpan. Kita awalnya mengusulkan 50-50, 50 CPNS dan 50 P3K, cuma aturan dari Menpan itu harus 30-70, 30 CPNS dan 70 P3K,” tuturnya.

Untuk tahapan pelaksanaan seleksinya, pengumuman itu dilakukan bulan Oktober 2019, penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan pengangkatan CPNS itu di bulan April 2020.

“Jadi kita memang, mulai sekarang sampai Desember, tugas kita masih sampai ke pengumuman saja, pengumuman pendaftaran sampai pengumuman hasil seleksi administrasi,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai P3K, apakah direkrut dari luar atau dari pegawai honorer yang saat ini bertugas di lingkungan Pemko Pematangsiantar, Farhan mengatakan seleksi penerimaan P3K itu dari umum. Namun, pegawai honorer yang bertugas di Pemko Pematangsiantar juga dapat mengikuti seleksi tersebut.

“Yang dari dalam (Pegawai honorer Pemko saat ini) juga bisa, asal dia bisa memenuhi kualifikasi yang diminta,” ujar Farhan yang kembali menyebutkan bahwa formasi jabatan itu masih sebatas usulan, untuk formasi resminya akan diterima BKD pada hari Kamis (17/10/2019) yang akan datang.

“Kalau formasi resminya sudah datang hari kamis ini, akan kami beritahu,” tutur Farhan yang mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemko Pematangsiantar sudah ada melakukan seleksi P3K tahap I, yakni formasi honoerer eks kategori II dan penyuluh pertanian MoU antara Kementerian Pertanian dengan Pemko Pematangsiantar.

Penulis : Ferry Napitupulu

Editor : Jannes Silaban

Related Articles

TRENDING NOW

Warga Dairi Demo ke Gedung DPRD, Ini Tujuannya

Dairi, MISTAR.ID Puluhan warga Kabupaten Dairi kembali melakukan aksi demo terkait pembahasan P-APBD 2022 ke Gedung DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (3/10/22). Namun...

Iran Berdarah! Kumpulkan Lalu Tembaki Mahasiswa yang Demo Mahsa Amini

Jakarta, MISTAR.ID Mahasiswa yang protes akan kematian Mahsa Amini di Iran menjerit karena aparat mengumpulkan mereka di satu tempat, kemudian melepaskan tembakan membabi buta, bak...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: