25 C
Medan
Wednesday, May 25, 2022
spot_img

Natal RBM GKPS Meriah Bersama Penyandang Disabilitas

Siantar | MISTAR.ID – Rehabilitasi Bersumber daya Masyarakat (RBM) adalah sebuah unit pelayanan di GKPS, yang secara khusus melayani orang-orang yang menyandang disabilitas/difabel. Pada Jumat (6/12/19) RBM merayakan Natal bersama di Balai Bolon GKPS Pematangsiantar.

Pdt.Jammi Saragih, selaku ketua panitia pelaksana Natal mengatakan, Natal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kaum disabilitas, bahwa mereka setara dengan manusia normal.

“Diharapkan, dengan perayaan Natal ini, akan tumbuh kesadaran, gerakan yang besar, secara khusus kepada warga jemaat GKPS, dan juga buat masyarakat Siantar sekitarnya, akan kepedulian mereka terhadap pemahaman pada orang disabilitas. Dimana kaum disabilitas ini tidak bisa kita pinggirkan, melainkan setara dengan kita,” ujarnya.

Perayaan Natal ini seyogyanya diikuti ratusan disabilitas/difabel yang telah didata oleh panitia, namun kata Jammi tidak bisa semua hadir, disebabkan tempat tinggalnya jauh.

“Para disabilitas, difabel ini bukan dari panti atau yayasan. Mereka tinggal dengan orang tua masing-masing, dan tinggal dengan warga biasa. Mungkin dari segi fisik, mereka keletihan ataupun tidak bisa jalan jauh, jadi kamipun memakluminya,” katanya.

Natal yang digelar RBM GKPS itu mengusung tema: Kesetaraan Menjadi Milik Semua.

Konsep yang dikemas juga cukup menarik, dimana anak-anak yang berkebutuhan khusus melakukan liturgi dengan cara mengekspresikannya melalui gambar-gambar.

Selain itu, ada anak keterbatasan mental memainkan alat musik, dan masih banyak lagi acara seru di Natal tersebut.

Salah satunya memindahkan kain sarung dari anak difabel yang satu ke yang lain, dengan dibagi menjadi dua kelompok.

Eporus GKPS Pusat juga memberikan bantuan pada anak difabel berupa kursi roda.

Melalui kegiatan Natal ini, pihak RBM bisa melihat kreasi dari mereka yang luar biasa.

“Walaupun mereka tidak sempurna seperti manusia normal, namun memiliki potensi yang luar biasa. Karena di luar sana, mereka tidak ada tempat untuk itu, maka RBM akan berusaha untuk terus berjuang membantu mereka seterusnya,” katanya.

Acara tersebut diakhiri dengan pembagian cendramata kepada para undangan, disabilitas/difabel.(hm02)

Penulis : Yetty

Editor : Herman Maris

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: