27.2 C
Medan
Sunday, September 19, 2021
spot_img

Mantap! Pemko Medan Kelola 2.000 Ton Sampah Menjadi 30 Ton Pupuk Per Hari

Medan, MISTAR.ID

Sampah di Kota Medan mencapai 2.000 ton per hari. Namun, ribuan ton sampah ini didaur ulang secara massal menjadi 30 ton pupuk per hari yang telah berproses di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun.

“Pengolahan sampah di TPA Terjun untuk jadi pupuk bisa 30 ton per hari. Nanti saya minta bisa per jam 30 ton. Kalau sudah besar baru kita pikirkan jadi profit. Selama ini, ada tiga pasar yang bisa langsung mengolah sampah menjadi kompos. Yakni Pasar Lau Cih, Pasar Sentosa Baru dan Pasar Bakti. Ke depan sebanyak 51 pasar di Kota Medan akan mengelola sendiri sampahnya menjadi kompos dan pupuk,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat mencanangkan Pasar Bersih di Kota Medan di Pasar Induk Lau Cih Medan Tuntungan, Rabu (15/9/21).

Namun, saat ini target dari Pemko Medan, sambung Bobby adalah untuk kebersihan Pemko yakni Medan Bersih, Pasar Bersih.

Baca Juga:Musa Rajekshah Berpesan Agar Masyarakat Bijak Kelola Sampah

“Lau Cih ini percontohan. Ke depan dari hulu ke hilir harus sudah bisa kelola sampah. Kita urus sampah jangan dulu bicarakan profit. Ini kewajiban. Memang dari sampah sering kita dengar ada peluang profitnya, bisa jadi listrik, pupuk. Tapi ini kita fokus kebersihan dulu,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution langsung melihat proses pengayakan sampah menjadi kompos. “Ini yang kita lihat di sini masih skala kecil, ke depan akan kita investasikan untuk yang besar. Karena fokus kita saat ini menghilangkan sampah,” lanjutnya.

Adapun hasil pengolahan sampah jadi kompos di Lau Cih ini telah digunakan untuk kepentingan petani di Kecamatan Medan Tuntungan. Sementara itu, untuk memasarkan pupuk hasil pengolahan sampah di Kota Medan, dikatakan Bobby bukan perkara sulit dirinya telah menghubungi sejumlah kepala daerah agar mau menampung pupuk hasil pengelolaan Pemko Medan.

Baca Juga:Mencegah Sampah Jadi Sampah, Jabusihol Didik Anak-anak Kelola Sampah

“Saya sudah coba kontak kepala daerah, Humbahas, Sergai, Deli Serdang, dan daerah yang memang banyak pertanian penghasil komoditi. Kita fokus di sini, kebersihan kota dan pasar tentunya. Saya tekankan ini ya kepada Dirut Pasar, dinas, kalau tak bisa pindah saja ke daerah komoditi itu,” lanjut Bobby.

Sementara itu, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan M Husni menjelaskan, sesuai arahan dan telah dicanangkan Wali Kota Medan, ada tiga kawasan bersih dan pasar bersih yang harus dikerjakan secepatnya untuk mencapai target program Medan Bersih.

“Jadi hari ini ada tiga pasar bersih yang dicanangkan. Selanjutnya kami harap jadi efek domino bagi pasar lainnya. Bukan hanya membersihkan sampah tapi juga mengolah jadi pupuk dan sebagainya. Diharapkan hal ini juga bisa menjadi alternatif tambahan bagi PD Pasar,” pungkas Husni. (anita/hm12)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
18,100FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: