Satu Karyawan Pabrik Es Krim di Belawan Tewas dan Tiga Terluka, Ini Pemicunya

Dinding bangunan pabrik pembuatan es krim roboh
Polisi saat melakukan identifikasi di pabrik es krim.(f:ist/mistar)

Belawan, MISTAR.ID

Dinding bangunan pabrik pembuatan es krim (ice cream) di Jalan Aluminium Raya Kelurahan Tanjung Mulia Belawan, roboh, Kamis (19/11/20) sekira pukul 10.00 WIB. Akibatnya, satu karyawan tewas dan tiga orang lainnya menderita luka-luka.

Informasi yang diperoleh wartawan dari Asri salah seorang karyawan PT Houde Foods and Beverages Trading yang bergerak di bidang pembuatan es krim milik Kuang Gang (60) menyebutkan, awalnya dia mendengar suara bangunan pendingin roboh.

Kemudian, Asri mencek ke arah belakang untuk melihat bangunan tersebut, ternyata terlihat empat rekannya kerja sudah menderita luka-luka, satu di antaranya tewas.

Baca Juga:Tiga Anaknya Tewas Dilindas Truk, Ini Jerit Tangis Histeris Boru Gultom

“Awalnya saya mendengar macam ada yang roboh. Setelah aku cek ke arah belakang, ternyata benar gedung pendingin yang roboh. Saya melihat ada empat korban. Dengan sigap kami dan rekan-rekan yang lain menolong untuk membawanya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit  terdekat yaitu Rumah Sakit Mitra Medika, korban atas nama Gunawan (40) selaku supir warga Jalan Alfaka l Linkungan 3 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, dinyatakan meninggal dunia,” kata Asril.

Kanit Reskrim Iptu Andi Rahmadsyah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan insiden tersebut.

Baca Juga:Pengendara Sepeda Motor Tewas Digilas Truk

“Benar, insiden itu membuat salah satu dari korban meninggal dunia bernama Gunawan. Sedangkan korban yang luka-luka bernama Agus (31) sebagai sales warga Jalan Kawat 5 Kelurahan Tanjung Mulia Hili, Kecamatan Medan Deli. Bowo (31) sebagai kepala gudang warga Jalan Aluminium Raya Gang Keluarga Kelurahan Tanjung mulai Hilir Kecamatan Medan Deli. Dan, Diki (22) juga sebagai sales warga Mabar,” bebernya.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi, sambung Andi Rahmadsyah, langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis polisi (police line),” tegasnya.(kamaluddin/hm10)