BI Sumut Jamin Ketersediaan Kebutuhan Uang Layak Edar di Bulan Ramadhan

BI Sumut Jamin Ketersediaan Kebutuhan Uang Layak Edar di Bulan Ramadhan
Menyambut Ramadhan 1442 H/2021 Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara (Sumut) melakukan koordinasi dengan 58 pimpinan bank umum di Kota Medan dengan tema Ramadhan Penuh Berkah dengan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. (f:ist/mistar)

Medan, MISTAR.ID

Menyambut bulan Ramadhan 1442 H/2021, Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara (Sumut) melakukan koordinasi dengan 58 pimpinan bank umum di Kota Medan. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersedian kebutuhan uang layak edar pada Ramadhan dan Idul Fitri 1442H/2021 bisa terpenuhi.

Kepala Perwakilan BI Sumut Soekowardojo mengatakan, pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini, layanan perbankan kepada masyarakat mengalami keterbatasan untuk berinteraksi langsung. Namun demikian, BI bersama perbankan berupaya memberikan layanan pemenuhan uang dalam jumlah nominal yang cukup, pecahan yang sesuai dan dalam kondisi layak edar.

“Di tahun 2020 tepatnya di pandemi serapan uang peacahan kecil mengalami penurunan yang signifikan sekitar 9% (yoy) atau sekitar Rp2,5 triliun. Berbeda di tahun 2021 dan masih di masa pandemi, BI memprediksi penarikan uang dalam rangka kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H untuk wilayah Kantor Depot Kas (DKW) Sumut yang meliputi Provinsi Sumut dan Provinsi Aceh berkisar Rp8,9 triliun atau naik sekitar 12% (yoy),” katanya, Rabu (7/4/21).

Baca Juga:Menyambut Nataru, BI Siapkan Uang Tunai Rp3,94 T

Hal ini menurutnya terjadi bila iklim yang baik dari wujud sinergisitas yang terbangun antara BI dengan perbankan dan BPR dalam memberikan pemenuhan uang layak edar ke masyarakat. Maka, BI akan mengambil strategi untuk pemenuhan uang kartal pada Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H ke daerah 3 T yakni terdepan, terluar dan terpencil.

“BI akan melakukan Kas Keliling secara Wholesale bekerjasama dengan Perbarindo/BPR, Kantor Pos dan Pegadaian serta perbankan yang beroperasional di daerah 3T tadi,” jelasnya.

BI Sumut juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat apabila akan melakukan penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) ke-75 tahun NKRI bisa 100 lembar per KTP setiap hari dan dapat menukar kembali pada hari berikutnya. Pihak BI juga telah bekerjasama dengan perbankan lainnya.

Baca Juga:Angkut Uang ke Wilayah Perbatasan RI-Filipina, BI Dikawal TNI AL

“Pada kesempatan ini kami juga memberikan apresiasi kepada 5 bank yang melakukan penukaran UPK ke-75 relatif banyak untuk memfasilitasi nasabahnya sejak diberlakukannya pada tanggal 18 Agustus 2020 hingga Maret 2021 yakni pada Bank Mandiri sebanyak 135.366 lembar, Bank Mestika sebanyak 69.960, BCA sebanyak 63.850 lembar, Bank Danamon sebanyak 39.119 lembar, dan Bank Mayapada sebanyak 10.246 lembar,” terangnya.

Ditambahkan Soekowardojo, dalam upaya memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat untuk mengenal ciri-ciri keaslian rupiah, BI telah membuat tagline Cinta, Bangga dan Pahami Rupiah. Memberikan arti Cinta Rupiah agar masyarakat dapat mengenali, merawat dan menjaga uang. Bangga Rupiah agar masyarakat bangga setiap simbol kedaulatan alat pembayaran yang sah dan bangga sebagai pemersatu bangsa.

“Sedangkan Paham Rupiah agar masyarakat dapat memahami uang rupiah yang digunakan sebagai alat transaksi yang sah, mulai dari berbelanja dan berhemat sebagai tabungan,” pungkasnya. (anita/hm12)