27.8 C
Medan
Wednesday, August 10, 2022
spot_img

Penggunaan Suplemen Makanan Berlebihan Terkait dengan Peningkatan Risiko Kanker

MISTAR.ID
Meskipun suplemen makanan dapat diiklankan untuk meningkatkan kesehatan, forum Pertemuan Tahunan American Association for Cancer Research (AACR) 2015 oleh peneliti dari University of Colorado Cancer Center Tim Byers menjelaskan, penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen berlebih sebenarnya dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi melebihi jumlah makanan yang disarankan.

“Kami tidak yakin mengapa hal ini terjadi pada tingkat molekuler tetapi bukti menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi suplemen makanan lebih banyak daripada yang dibutuhkan cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker,” jelas Byers selaku Direktur Asosiasi untuk Pencegahan dan Pengendalian Kanker di CU Cancer Pusat.

Garis penelitian dimulai 20 tahun lalu dengan pengamatan bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayuran cenderung memiliki lebih sedikit kanker. Para peneliti termasuk Byers ingin melihat apakah mengonsumsi vitamin dan mineral ekstra akan mengurangi risiko kanker lebih jauh.

Baca Juga:Vitamin K Dalam Bayam, Telur Dan Keju Bantu Cegah Corona

“Ketika kami pertama kali menguji suplemen makanan pada model hewan, kami menemukan bahwa hasilnya menjanjikan,” kata Byers. “Akhirnya kami dapat beralih ke populasi manusia. Kami mempelajari ribuan pasien selama sepuluh tahun yang mengonsumsi suplemen makanan dan plasebo.” Hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan.

“Kami menemukan bahwa suplemen sebenarnya tidak bermanfaat bagi kesehatan mereka. Faktanya, beberapa orang justru terkena lebih banyak kanker saat mengonsumsi vitamin,” jelas Byers.

Satu percobaan yang mengeksplorasi efek suplemen beta-karoten menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru dan penyakit jantung sebesar 20 persen. Asam folat, yang dianggap membantu mengurangi jumlah polip di usus besar, ternyata meningkatkan jumlahnya dalam percobaan lain.

Baca Juga:Manfaat Vitamin D Pada Pasien Covid-19

“Ini tidak berarti bahwa orang perlu takut mengonsumsi vitamin dan mineral,” kata Byers. “Jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat, multivitamin bisa baik untuk Anda. Tapi tidak ada pengganti untuk makanan bergizi yang baik.”

Byers mengatakan, bahwa orang bisa mendapatkan dosis vitamin dan mineral harian yang direkomendasikan dalam makanan mereka dengan makan makanan sehat dan banyak orang dewasa yang mengonsumsi suplemen vitamin mungkin tidak membutuhkannya.

“Pada akhirnya kami telah menemukan bahwa mengonsumsi lebih banyak vitamin dan mineral lebih berbahaya daripada kebaikan,” kata Byers.(sciencedaily/ja/hm10)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: