23.9 C
Medan
Wednesday, October 5, 2022
spot_img

Cara Simpan Kain Songket Agar Tetap Awet

Jakarta, MISTAR.ID

Kain songket. Hampir semua mengenal kain yang satu ini. Kain cantik yang digolongkan dalam keluarga tenunan brokat ini ditenun dengan tangan menggunakan benang emas dan perak. Namun, taukah Anda bagaimana cara menyimpan agar tetap aman?

Biasanya kain songket dikenakan pada acara-acara resmi. Setiap daerah di Indonesia punya ciri khas songket masing-masing. Akan tetapi, cara menyimpannya tidak berbeda. Namun begitu, cara menyimpan songket harus dilakukan dengan tepat.

Sebab jika tidak, maka berisiko kualitas songket berkurang atau bahkan menjadi rusak dan menjadikannya tak layak pakai. Perawatan dengan menyimpan kain songket memang penting agar juga tidak mudah rusak untuk jangka waktu panjang. Hal pertama yang harus diperhatikan antara lain:

Baca Juga:Kain Humbahas Disulap Jadi Pakaian Kelas Dunia

1. Bentuk songket yang rapi, tanpa lipatan

“Mengingat kain songket itu terdiri dari benang-benang keemasan dan juga sangat rentan dengan lipatan-lipatan, bahannya kasar bukan lembut. Kalau kita menyimpannya dengan cara dilipat dan terlalu lama, khawatir berbekas,” ujar Okky Asokawati.

2. Digulung dengan gulungan karton yang cukup keras

Pendiri sekolah model QQ Modeling itu menjelaskan, biasanya ketika membeli kain songket di toko akan diberikan kain dengan kondisi rapi. Digulung berdasarkan pada gulungan karton yang cukup keras.

Maka demikian, kain songket yang baru dibeli itu tidak ada lipatan atau tetap memanjang. Biasanya, setelah digulung akan dimasukkan di dalam boks sebagai wadah kain songket.

“Jadi memang kalau beli kain songket bawa dari tokonya itu seperti bawa kotak yang pipih yang panjang. Sehingga cara menyimpannya pun saran saya jangan juga dikeluarkan dari kotaknya itu,” jelasnya.

Baca Juga:Asal-usul Kastengel dan Nastar, Kue khas Lebaran

Jika lemari penuh dan tidak ada space yang memungkinkan kotak tersebut masuk, keluarkan saja songket dari kotak. Namun, gulungannya jangan dilepas. “Sehingga bentuk kain songketnya bisa tetap aman, baik, tidak merusak benang keemasannya, dan tidak menimbulkan jejak-jejak lipatan ketika mau menggunakannya nanti,” paparnya.

3. Dilapisi dengan kertas roti atau kertas kalkir

Sifat dari bahan songket yang keras dan sensitif terhadap lipatan, sulit ditangani jika terlanjut terlipat dalam waktu yang lama. Bahkan, menyetrikanya pun akan sulit, memerlukan waktu dan effort yang ekstra.

Sebelum digulung, alangkah bagusnya kalau kainnya dilapis dulu dengan kertas roti atau kertas kalkir. Tujuannya supaya menjaga kain-kain tersebut tetap dalam kondisi baik ketika akan dikenakan. (medcm/hm12)

Related Articles

TRENDING NOW

Tenggang Waktu Berakhir, Ranperda P-APBD 2022 Dairi Resmi Tidak Dibahas Lagi

Sidikalang, MISTAR.ID Rancangan Peraturan Daerah(Ranperda) tentang perubahan anggaran pendapatan belanja daera(P-APBD) T.A 2022 Kabupaten Dairi resmi tidak dibahas karena tenggang waktunya sudah berakhir sesuai aturan...

Inter Milan Taklukkan Barcelona 1-0 di Grup C Liga Champions

Milan, MISTAR.ID Inter Milan sukses mengantongi tiga poin usai menekuk Barcelona 1-0 dalam laga lanjutan Grup C Liga Champions di Giuseppe Meazza, Milan pada Rabu...
Suami Bacok Istri Berulang Kali di Dolok Pardamean Simalungun, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

KDRT, Dampak dan Pencegahan

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: