30 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Walhi Bawa Kasus Golfrid ke Mabes Polri

Medan | MISTAR.ID – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara akan membawa kasus kematian Golfrid Siregar ke Mabes Polri. Langkah ini ditempuh karena proses penanganan di Polda Sumut hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Direktur Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan mengungkapkan, keputusan tersebut diambil karena hingga kini Polda Sumut masih berkutat pada kesimpulan bahwa aktivis lingkungan tersebut tewas karena kecelakaan tunggal. “Kami melihat, Polda belum berani mengembangkan kasus ini ke kasus lain selain kecelakaan tunggal,” kata Dana, Rabu (30/10/19).
Saat ini, kata Dana, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kuasa hukum keluarga untuk membawa kasus ini ke Mabes Polri. Mereka berharap, kasus ini bisa ditangani secara menyeluruh dan transparan.
Sementara, tim investigasi yang dibentuk Walhi hingga kini masih terus merangkum fakta-fakta dari lapangan. Sebelumnya, mereka berencana menyerahkan hasil pengumpulan fakta mereka ke polisi pekan lalu. Namun, karena sejumlah kendala dan pertimbangan, langkah tersebut urung ditempuh.
Mereka juga masih menunggu hasil visum dan otopsi pihak kepolisian. Menurut mereka, hasil tim medis itu sangat menentukan dalam pembuktian penyebab pasti kematian Golfrid. “Sampai sekarang kita belum dapat. Hasil otopsi dan visum itu juga kami minta diungkap ke publik, karena kasus ini sudah menjadi konsumsi publik,” tegas Dana.
Polisi juga didesak untuk membeberkan rekaman kamera pengawas yang diperoleh polisi dari sejumlah titik. Sebab, menurut informasi yang diperoleh mereka, rekaman CCTV itu telah dikantongi oleh polisi.
Seperti diketahui, Golfrid diinformasikan ditemukan tak sadarkan diri oleh tukang becak, di Underpass Titi Kuning, Kamis (3/10/19) dinihari lalu. Dia dilarikan ke RS Mitra Sejati sebelum akhirnya dirujuk ke RS Adam Malik. Kondisinya kritis hingga meninggal dunia pada Minggu (6/10/19) petang.
Kasus kematian Golfrid menjadi sorotan publik setelah beberapa pihak, terutama Walhi tak percaya bahwa aktivias HAM dan lingkungan itu meninggal karena kecelakaan. Menurut Walhi dan kuasa hukum keluarga, termasuk aktivis di Sumut, kematian Golfrid diduga akibat penganiayaan.

Penulis : daniel
Editor : Edrin

Related Articles

TRENDING NOW

Warga Dairi Demo ke Gedung DPRD, Ini Tujuannya

Dairi, MISTAR.ID Puluhan warga Kabupaten Dairi kembali melakukan aksi demo terkait pembahasan P-APBD 2022 ke Gedung DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (3/10/22). Namun...

3 Anak Divonis 1,5 Tahun Penjara Kasus Ganja, Kasi Intel: Didampingi...

Pematang Siantar, MISTAR.ID Tiga anak lelaki yang ditangkap terkait kasus kepemilikan 1,36 kilogram ganja di Kota Pematang Siantar, dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: