Pengusaha Akhirnya Menyetujui Tronton Dilarang Melintasi Jalan Dusun IV

Kepala Desa Kwala Air Hitam Bambang Mariadi, sbersama warga Desa Suratman saan menjelaskan hasil kesepakatan dengan pengusaha sawit.
Kepala Desa Kwala Air Hitam Bambang Mariadi, sbersama warga Desa Suratman saan menjelaskan hasil kesepakatan dengan pengusaha sawit.

Selesai, MISTAR.ID – Pengusaha Kelapa Sawit akhirnya menyetujui kesepakatan, untuk tidak menggunakan Tronton melintas di ruas Jalan Dusun IV Veteran sepanjang 0,5 kilometer, Desa Kwala Air Hitam, kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Hal tersebut disampaikan

Kepala Desa Kwala Air Hitam, Bambang Mariadi, Senin (9/12/19). Kesepakatan tersebut akhirnya terwujud dengan damai, setelah Bambang Mariadi melakukan pendekatan kepada pihak pengusaha kelapa sawit setempat.

Hal tersebut dilakukan Bambang Mariadi, demi merespon surat keberatan yang ditandatangani 160 warga Dusun II, IV dan VIII Desa Kwala Air Hitam Kecamatan Selesai Langkat, tertanggal 25 November 2019. Dalam kesepakatan tersebut, pengusaha akan mengangkut kelapa sawit, baik dari dan ke luar Desa Kwala Air Hitam menuju ke berbagai kota tujuan, cenderung memilih angkutan truk roda enam.

Kepada Suratman, perwakilan masyarakat yang menolak keberadaan tronton melintasi jalan, Bambang Mariadi mengatakan, putusan tersebut merupakan hasil musyawarah internal Pemerintahan Desa (Pemdes).

“Selanjutnya Kepala Desa akan segera menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada para pihak pengklaim, sebagaimana komitmen pengusaha tersebut,” ujar Bambang.

Dengan berhasilnya kesepakatan dengan pengusaha sawit, maka pemerintah desa tidak perlu lagi mengundang instansi terkait.
“Rencana yang sudah menjadi agenda di opsi ke dua ia batalkan. Mengingat opsi pertama untuk melakukan pendekatan kepada pihak pengusaha, hasilnya mendapat respon yang cukup positif.
Pengusaha cenderung memilih angkutan truk roda enam, untuk mengangkut sawit,” ujar Bambang Mariadi pasti.

Sementara itu menanggapi sikap warga yang selama ini mendukung truk tronton bebas ke luar masuk ruas Jalan Dusun IV Veteran, Bambang Mariadi memastikan tidak ada masalah. Karena menurut Bambang Mariadi bersama internal pemerintahan desa, termasuk warga pendukung pengusaha lebih mengutamakan kerukunan.

Penulis : Syofian
Redaktu : Rika