KPK RI Pertanyakan Capaian Kerja Pemkab Dairi yang Hanya 62,8 Persen

KPK RI Pertanyakan Capaian Kerja Pemkab Dairi
Kepala Satgas Pencegahan KPK RI Wilayah 1 Maruli Tua saat paparan dalam rapat monitoring dan evaluasi MCP dan penertiban aset serta optimalisasi PAD di Pemkab Dairi. (f:manru/mistar)

Sidikalang, MISTAR.ID

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mempertanyakan capaian kinerja pencegahan korupsi atau Monitoring Control for Prevention (MCP) Pemkab Dairi dengan skor prameter 62,8% dari persentasi delapan area intervensi pencegahan korupsi.

Pertanyaan tersebut muncul dalam rapat monitoring dan evaluasi MCP dan penertiban aset serta optimalisasi PAD yang berlangsung di Gedung Balai Budaya, Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Jumat (11/6/21).

“Skor 62,8% di bawah 70% MCP dari delapan area intervensi 34 indikator dan 74 sub indikator memang belum kategori rawan korupsi. Tetapi hal ini menjadi tanda tanya besar bagi KPK RI,” kata Kepala Satgas Pencegahan KPK RI Wilayah 1 Maruli Tua dalam paparannya.

Baca Juga:Aset Daerah Diduga Dikuasai Pihak Ketiga, Tim Satgas KPK RI Turun ke Dairi

Ia kemudian meminta Bupati Dairi agar lebih optimis dalam komitmen MCP di Dairi dan meningkatkan kinerja guna pencegahan korupsi. Sebelumnya Sekda Dairi Leonardus Sihotang memaparkan persentasi demi persentasi capain MCP dari 8 area 34 indikator dan 70 indikator sambil menegaskan kepada para OPD Dairi dan jajarannya agar lebih optimal bekerja untuk mencapai target MCP sesuai instruksi KPK RI yaitu di atas 80%.

Sementara Bupati Dair Eddy Kelleng Berutu mengapresiasi kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, pengembang perumahan Rodinata Fernando Barus langsung melakukan serahterima berkas aset PSU kepada Pemkab Dairi disaksikan Kepala Satgas Pencegahan KPK RI Wilayah 1. Rapat tersebut dihadiri seluruh pimpinan OPD, BPN, Pengembang Perumahan Rodinata. (manru/hm12)