20.5 C
New York
Friday, May 10, 2024

KNIA Perketat Protokol Kesehatan Terhadap 83 WNI dari Malaysia

Lubuk Pakam, MISTAR.ID

Protokol kesehatan dilakukan secara ketat terhadap 83 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia yang tiba di Kualanamu International Airport (KNIA) Bandara Deli Serdang.

Mereka tiba dari Malaysia menggunakan pesawat Air Asia, Flight AK 397/396, diperiksa di Terminal Kedatangan Internasional, Kamis (21/5/20).

Protokol kesehatan yang dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) KNIA terhadap penumpang pesawat khususnya yang tiba dari luar negeri, yaitu melakukan wawancara, pemeriksaan suhu, tanda dan gejala Covid-19, pemeriksaan saturasi oksigen, dan pemeriksaan rapid test dan/atau PCR. Bagi WNI yang memiliki sertifikat menyatakan bebas Covid-19 dapat juga menunjukkan sertifikat tersebut kepada personel KKP untuk penanganan lebih lanjut.

Secara detail, protokol kesehatan yang dijalankan di pintu masuk Indonesia terdapat di dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/313/2020.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Djodi Prasetyo, Kamis (21/5/20) malam menjelaskan, kedatangan 83 orang WNI rinciannya pria 27 orang, perempuan 54 dan anak-anak 2 orang.

” Manajeman Kantor Cabang PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Kualanamu memfasilitasi kedatangan penumpang yang tiba dari luar negeri. Mereka yang datang seperti biasanya harus menjalani pemeriksaan protokol kesehatan secara ketat dan intensif,” kata Djodi Prasetyo.

“Stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung KKP tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan tetap memperhatikan physical distancing ,” papar Djodi Prasetyo.

Manajeman KNIA mengatakan WNI yang tiba dengan penerbangan repatriasi sejalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi penerbangan repatriasi WNI. Karena itu, stakeholder di KNIA melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung KKP tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan tetap memperhatikan physical distancing.(naldi/hm03)

Related Articles

Latest Articles