28 C
Medan
Wednesday, June 29, 2022
spot_img

Batu Bara Targetkan Raih Kota Layak Anak Kategori Pratama

Batu Bara, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Batu Bara memasang target raih Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama. Terkait target tersebut, Bupati Batu Bara H Zahir melalui Sekdakab Sakti Alam Siregar mengimbau seluruh perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Batu Bara serta stakeholder terkait, agar dapat melaksanakan beberapa tugas dalam pemenuhan indikator penilaian kabupaten layak anak.

Target tersebut diungkapkan Sekdakab Batu Bara Sakti Alam Siregar pada kegiatan Advokasi Kota Layak Anak (KLA) yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Batu Bara di Aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Inalum Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Jumat (27/5/22).

Disebutkan Sekda, kegiatan pendampingan/advokasi tersebut merupakan salah satu usaha meningkatkan pemenuhan hak anak dengan memperkuat koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas dengan gugus tugas KLA Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga:Bupati Batu Bara Evaluasi Kampung Nelayan Berkualitas Bandar Rahmat

“Terdapat 24 indikator dalam 5 klaster dan kelembagaan yang bertujuan untuk memenuhi capaian indikator KLA. Kelima klaster tersebut adalah hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang serta kegiatan budaya dan perlindungan khusus,” sebutnya.

Sementara Kadis Sosial PPPA Batu Bara Riyadi melaporkan bahwa nilai evaluasi mandiri KLA Kabupaten Batu Bara Tahun 2022 mencapai 642. Bobot nilai tersebut memenuhi target penghargaan KLA kategori Pratama. “Untuk nilai evaluasi mandiri KLA Batu Bara tahun 2022, mencapai nilai 642. Nilai ini memenuhi target penghargaan KLA kategori Pratama,” papar Riyadi.

Selanjutnya Riyadi menyampaikan, dengan mengetahui capaian nilai evaluasi mandiri, maka Gugus Tugas akan melakukan perbaikan dan pembenahan atas pelaksanaan setiap indikator pemenuhan hak anak, baik oleh pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha maupun media massa.

Baca Juga:

Batu Bara Gelar Kelas Parenting Pola Asuh Anak di Era GadgetDi tempat sama, Mentor Gender dan Anak Dinas PPPA Sumut Marhamah menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mewujudkan indikator KLA. “Salah satunya di klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya. Indikator yang diperhatikan yakni bagaimana menyediakan fasilitas anak yang ramah dan wajib belajar, serta menyelenggarakan kegiatan di luar waktu anak bersekolah,” urainya.

Dipaparkan Marhamah, untuk mewujudkan 24 indikator 5 klaster dan kelembagaan KLA tersebut, peran dari masing-masing OPD terkait sangat dibutuhkan. Seperti sarana dan prasarana anak dengan membangun ruang bermain anak (Dinas LH/PUPR), fasilitas disabilitas (Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB), rute aman anak selama bermain (Dinas Perhubungan).

Sedangkan dari Sumber daya manusia yakni medis (Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB), guru (Dinas Pendidikan), peksos dan kemananan (sinergi Satpol PP, Dinas Sosial PPPA, Kepolisian).

Baca Juga:Ketua TP PKK Batu Bara: Puskesmas Harus Ramah Anak

Tidak hanya itu, Marhamah juga mensosialisasikan Forum Anak sebagai Pelapor serta memperkenalkan anggota Forum Anak kepada OPD, Camat dan Forkopimda Batu Bara. Salah satu tugas Forum Anak nantinya untuk pemenuhan hak sipil anak berupa akta kelahiran dan Kartu Indonesia Anak (KIA).

Di penghujung acara disepakati akan segera dilengkapi data/dokumen pendukung  sekaligus pengumpulan bukti-bukti pelaksanaan pemenuhan hak anak, yang nantinya akan dientri ke dalam hasil evaluasi mandiri KLA Kabupaten Batu Bara.(ebson/hm15)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: