Bangunan Tower Bersama Terancam Dibongkar

Sejumlah Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Dairi sedang melakukan penyegelan bangunan PT. Tower Bersama dengan stiker yang berada di Desa Palipi Kecamatan Silima Pungga-punga Kabupaten Dairi.(f:manru/mistar)

Sidikalang, MISTAR.ID

Bangunan PT Tower Bersama yang disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dairi di Desa Palipi Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi terancam dibongkar. Hal itu dilontarkan Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUTR Marulak Simangunsong di ruang kerjanya, Jumat (4/12/20).

Marulak menerangkan alasan terancam dibongkar, karenakan pelaksanaannya terkesan dipaksakan. Konstruksinya sudah sebahagian dibangun dengan tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB).

Ia menyebutkan alasan terkesan dipaksakan pelaksanaanya, karena sudah didahului pembangunannya tanpa memiliki ijin. Disamping itu, ia menjelaskan dari pihak pengembang tidak ada melakukan koordinasi dan konfirmasi terhadap PUTR sebelumnya.

“Mereka (pengembang red) mengajukan permohonan rekomendasi kesesuaian tata ruang terhadap pembangunan tower setelah pembangunan tower baru diajukan,” sebut Marulak.

Baca juga: Dieksekusi Mati, Pengidap Skizofrenia Bunuh Murid SD Di Shanghai

Selain itu di dalam berkas pengajuan rekomendasi kesesuaian tata ruangnya pun ada beberapa hal ditemukan kejanggalan, sesuai aturan dan peraturan daerah Kabupaten Dairi, diantaranya surat dukungan dari warga sekitar tidak semua membubuhkan tanda tangan sesuai radius ketinggian tower.

“Lalu lokasi pembangunan tower telkom kan tidak bisa di lokasi permukiman warga, harus di lokasi ruang kosong, baru tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan ” terangnya.

“Kalau kita lihat dan pantau dari satelit titik bangunan tower hanya ada berjarak kurang lebih 8 meter dari bahu jalan, tentu itu sudah melanggar aturan dan peraturan daerah kita” sambung Marulak. Namun Marulak kembali menerangkan untuk tahap menuju pembongkaran bangunan tower tersebut, nantinya masih ada proses.

Sementara itu informasi yang didapat dari warga setempat, walau lokasi bangunan sudah disegel Satpol PP Dairi, aktivitas kegiatan pekerjaan dilokasi masih berlangsung.(manru/hm07)