31.7 C
Medan
Saturday, May 21, 2022
spot_img

Dihadang 10 Pemain Comoros, Kamerun Susah Payah Lolos ke Perempat Final Piala Afrika

Yaounde, MISTAR.ID

Menghadapi 10 pemain Kepulauan Comoros yang tampil heroik, tuan rumah Kamerun harus susah payah untuk memastikan kemenangan tipis 2-1 sekaligus meraih tiket perempat final Piala Afrika 2021. Bahkan, Comoros terpaksa memasang bek sebagai penjaga gawangn sejak menit ke tujuh babak pertama.

Dalam pertandingan di Yaounde itu, Comoros memasang bek kiri Chaker Alhadhur sebagai penjaga gawang setelah dua dari tiga penjaga gawang mereka absen karena Covid-19 dan satu lagi absen karena cedera. Mereka kemudian kehilangan kapten Nadjim Abdou setelah diusir keluar lapangan pada menit ketujuh.

Karl Toko-Ekambi membawa Kamerun unggul sebelum kapten Vincent Aboubakar mencetak gol keenamnya dalam turnamen ini. Meskipun demikian Comoros bertanding dengan heroik yang membuat pertandingan tetap hidup sampai akhir berkat gol dari tendangan bebas yang menakjubkan dari Youssouf M’Changama.

Baca juga: Bantai Ethiopia 4-1, Kamerun Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2021

The Indomitable Lions menjaga impian menjuarai Piala Afrika di negeri sendiri tetap hidup ketika maju ke babak delapan besar guna menghadapi Gambia, Sabtu pekan ini. Sekalipun demikian tim yang justru lebih menarik perhatian adalah Kepulauan Comoros. Negara kepulauan kecil di Samudra Hindia itu lolos ke babak 16 besar dalam penampilan pertamanya pada Piala Afrika setelah finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari fase grup.

Namun, mimpi mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika total 12 pemain dan staf dinyatakan positif Covid-19 dua hari sebelum melawan Kamerun, termasuk penjaga gawang Ali Ahamada dan Moyadh Ousseini. Penjaga gawang lainnya, Salim Ben Boina, cedera tetapi mereka sempat berharap Ahamada bisa bermain sebagai starter setelah dinyatakan negatif pada hari pertandingan.

Ahamada yang berusia 30 tahun terbang dari Garoua yang menjadi tempatnya mengisolasi diri, ke Yaounde pada Senin sore dengan harapan bisa bermain, namun Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) memutuskan sebaliknya karena hasil tes menyebutkan positif hanya dua hari sebelum laga.

Alhadhur, bek kiri cadangan untuk klub Ligue 2 Prancis Ajaccio pun ditunjuk sebagai kiper. Dia yang biasanya mengenakan kostum nomor 3, terlihat mengenakan kostum kiper dengan nomor menggelikan karena nomor 3 pada kostumnya ditumpuk dengan nomor 16. Kejadian ini menggelikan. Comoros semakin menderita ketika Abdou diganjar kartu merah langsung karena melanggar Moumi Ngamaleu setelah wasit asal Ethiopia meninjau ulang pelanggaran yang dilakukannya dari video.

Baca juga: Nigeria Lolos ke Babak 16 Besar Piala Afrika 2021

Bukannya menyerah, Comoros bertanding sengit dan baru kebobolan pada menit ke-29 ketika Aboubakar memberi umpan kepada Toko-Ekambi untuk mencetak gol. Negeri kepulauan yang pelatihnya Amir Abdou termasuk di antara mereka yang absen setelah dinyatakan positif, hampir menyamakan kedudukan tak lama setelah Ahmed Mogni memaksa kiper Kamerun Andre Onana melakukan sebuah penyelamatan gemilang.

Gol Aboubakar pada babak kedua dianulir karena offside sebelum menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada 20 menit tersisa setelah menyelesaikan dengan sangat baik umpan Martin Hongla. Namun semangat Comoros tidak runtuh dengan menciptakan gol peliput lara dari jarak 35 meter yang dicetak M’Changama. Comoros pun tersisih dengan kepala tegak, demikian laporan media. (ant/hm09)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: