Ini Kronologis Perkelahian Anggota DPRD Simalungun dengan Salah Satu TS di Tanah Jawa

RS saksi yang melihat kejadian.(f:nimrod/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID

Adu jotos yang melibatkan anggota DPRD Simalungun, Benfri Sinaga dengan salah satu tim sukses bapaslon masih berbuntut panjang. Pasalnya, hari ini dilakukan pemeriksaan saksi dari anggota DPRD Simalungun di Kapos Hutabayu Raja Kelurahan Huta Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Selasa (22/9/20).

Ruben Silaen saksi Benfri yang ditemui Mistar di Kapos Huta Bayu Raja menceritakan, awal mula terjadinnya percekcokan, bermula saat Benfri baru sampai di salah satu kedai lontong milik marga Manurung.

Saat itu ada seorang bermarga Siahaan mempertanyakan kepada Benfri mengenai Pilkada Simalungun. Benfri saat itu menjawab, “Aku tim dari RHS dan kalau bisa kita memilih dia.”

Usai Benfri memberikan jawaban, Koster Hutajulu yang saat itu berada di kedai bersama Benfri langsung nimbrung dengan pembicaraan antara Benfri dengan marga Siahaan tersebut. “Ngapain kita pilih dia? Dia rentenir,” kata Koster diulang Ruben.

Baca juga: Adu Jotos Anggota DPRD Simalungun, Badan Kehormatan Dewan Akan Panggil Benfri Sinaga

Mendengar ucapan itu,  Benfri langsung emosi dan memaki Koster. Mendengar makian itu, Koster balik memaki. Koster langsung bicara kasar, “Bu…..ngixxx. Aku tidak takut sama kau”..

“Saya juga emosi ketika itu, masak tidak kau hargai orang di sini? Cakap kotor pulalah kau. Tak kau hargai seorang tokoh,” kesal Ruben.

Sebut Ruben lagi, Koster yang juga sudah emosi sempat mengucapkan kalau dirinya tidak pernah takut kepada Benfri. Dia mengaku dirinya adalah tukang tikam di Batam.

Setelah itu, Ruben menambahkan, Koster menelepon temannya dua orang masing-masing bernama Miraba dan Juni. Untuk menghindari terjadi pekelahian Benfri menjemput temannya bernama Gam.

Baca juga: Oknum Anggota DPRD Simalungun Berkelahi

“Sesudah si Gam sampai di warung, dia ditegor si Koster. Emosi semua, terjadilah Sorong-sorongan dan saat itu Koster terjatuh dari kursi. Tiba-tiba datanglah si Juni dan si Maraba serta dipepet si Gam. Lalu terjadilah pemukulan. Koster langsung memukul mulut Gam, setelah itu Gam membalas dan memukul wajah si Koster. Akhirnya perkelahian berlanjut,” tutup Ruben.

Hingga berita ini diturunkan seluruh saksi dari kedua belah pihak telah dimintai keteranganya di Kapos Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun. (Nimrod/hm07)