Bertambah, Dua Kasus Positif Covid-19 di Simalungun

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun Akmal Siregar (f:roland/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID

Menjelang vaksinasi Covid-19, kasus terkonfirmasi positif kembali bertambah di Simalungun. Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Satgas Simalungun Akmal Siregar, melalui data update yang dibagikannya pada Kamis (14/1/21), sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut data tersebut, dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sehingga total pasien yang berstatus terkonfirmasi saat ini menjadi 30 pasien. “Iya benar, hari ini ada penambahan dua pasien terkonfirmasi,” ucap Akmal Siregar.

Kembali menurut data yang dibagikannya, pasien yang sudah sembuh sampai dengan hari ini di Kabupaten Simalungun juga cukup tinggi, yakni sebanyak 531 pasien. Pasien yang sembuh dikatakannya sudah menjalani test swab dengan hasil negatif. Sementara itu untuk kasus meninggal akibat Covid-19 tidak ada penambahan yakni sebanyak 38 kasus.

Baca juga: Kabupaten Simalungun Kembali Zona Orange Penyebaran Covid-19

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Simalungun menghimbau agar masyarakat semakin memperketat penerapan protokoler kesehatan, apalagi pada saat menjalani aktivitas diluar rumah ataupun saat bepergian ke tempat umum dan ke tempat-tempat pariwisata.

“Harapan kita taat akan prokes, karena semuanya tergantung kesadaran masyarakat itu sendiri, sebanyak apapun petugas kita yang ada di lapangan, tetap saja semua kembali kepada masyarakat,” ucap Akmal Siregar kepada Mistar.

Kembali Zona Orange

Sempat dinyatakan dengan status zona kuning Covid-19 atau resiko rendah penyebaran covid-19, kini Kabupaten Simalungun dinaikkan statusnya menjadi zona orange, atau resiko sedang penyebaran Covid-19.

Dengan naiknya status zonasi penyebaran covid-19 di Kabupaten Simalungun, Satgas berharap masyarakat semakin memperketat prokes di setiap aktivitas.

“Iya benar status saat ini zona orange, dan kita harap masyarakat semakin memperketak protokoler kesehatan, seperti penggunaan masker, rajin cuci tangan, hingga menjaga jarak,” ucap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun Akmal Siregar, Rabu (13/1/21).

Sementara itu, Akmal Siregar mengungkapkan adanya penambahan satu kasus kematian akibat Covid-19, sehingga kasus kematian saat ini ada sebanyak 38 kasus.

“Ada penambahan satu, itu dia warga Pematangraya, dikebumikan di Dolog Masagal, korban sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Medan” ucap Akmal Siregar.

Akmal Siregar juga menerangkan, pasien yang meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, harus dikebumikan dengan standar protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. (roland/hm09)