Belum Juga Diperbaiki, Kades dan Warga Timbun Jembatan Rusak di Simpang Penei Raya

Masyarakat saat bekerja memperbaiki jembatan di Desa Parsaguan Toba, Nagori Simpang Panei Raya, Kecamatan Panei. (f:roland/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID

Kepala Desa Nagori Simpang Raya Panei, Josbin Tambunan bersama warga setempat melakukan penimbunan terhadap jembatan rusak yang tak kunjung diperbaiki, Jumat (15/1/21).

Tertanggal 12 Januari 2021, Bupati Simalungun JR Saragih berjanji akan segera memperbaiki jembatan rusak akibat diterjang banjir di Desa Parsaguan Toba, Nagori Simpang Panei Raya, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati ketika turun langsung ke lokasi pada 12 Januari 2021 lalu. “Besok sudah turun alat berat. Mudah-mudahan dalam tiga bulan sudah bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” kata JR Saragih saat itu.

Baca Juga:Lahan Pertanian Rusak di Kecamatan Panei Akibat Banjir

Namun faktanya hingga Jumat (15/1/21), alat berat dimaksud tak kunjung turun ke lokasi. Mengingat bahayanya jalan tersebut, Kades dan warga setempat berinisiatif memperbaiki jembatan rusak.

“Soalnya kalau tidak segera diperbaiki, hasil panen warga nantinya tidak bisa dijual ke kota dan bisa busuk. Kan sayang kalau terbuang. Ini kita timbun pakai batu dan pasir. Dananya dari dana desa dan swadaya masyarakat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mobil bisa lewat,” ucap Josbin Tambunan, Jumat (15/1/21).

Josbin menerangkan, jalan itu adalah akses satu-satunya bagi warga tiga desa yakni Desa Parsaguan, Tambunan dan Sibolangit. Untuk anggaran pengerjaan jembatan itu sendiri sudah dianggarkan sebesar Rp6 miliar. Namun itupun masih hanya sebatas ucapan dari Bupati. “Kemarin dibilang Rp6 miliar, tapi gak tau juga, siapa tahu dikurangi lagi,” kata Kepala Desa Nagori Simpang Raya Panei.

Baca Juga:Jalan Provinsi Di Simalungun Banyak Rusak

Sementara itu, salah seorang warga yang juga ikut bekerja di jembatan tersebut berharap agar Pemkab Simalungun segera bertindak dan melakukan perbaikan di jembatan yang rusak. “Kita butuh jalan ini, dan kita harap cepat diperbaiki,” harapnya.

Pantauan wartawan, di lokasi jembatan, masyarakat bekerja dengan menggunakan alat seadanya seperti sekop dan cangkul. (roland/hm12)