30.6 C
Medan
Sunday, July 3, 2022
spot_img

Viral! Seorang Bocah Lemas Usai Disuntik Vaksin Covid-19 di Siantar, Ini Kata Kadinkes

Pematangsiantar, MISTAR.ID
Video menunjukkan seorang bocah digendong polisi dalam keadaan lemas di Pematangsiantar Sumatera Utara (Sumut). Bocah itu disebut lemas setelah disuntik vaksin.

Kejadian bocah lemas tersebut pun berlangsung, Kamis (13/1/22). Dalam video terlihat polisi menggendong bocah itu dari pinggir jalan masuk ke Rumah Bolon yang berlokasi di Lapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar.

Pantauan mistar.id, Sabtu (15/1/22), dari video yang beredar tersebut, bocah itu pun kemudian dibaringkan di atas meja yang telah tersedia. Setelah bocah itu digendong dan dibaringkan, terlihat kancing bajunya dibuka.

Baca Juga:607.881 Anak Sudah Divaksin Covid-19

Lalu, ada dokter yang langsung memeriksa kondisi anak itu. Bocah yang lemas setelah divaksin itu adalah siswa tingkat sekolah dasar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pematangsiantar dr Ronal Saragih mengatakan, bahwa si anak yang lemas setelah divaksin itu tidak ada masalah apa-apa. Karena sebelum divaksin sudah dilakukan screening terlebih dahulu terhadap bocah tersebut.

“Setelah divaksin, si anak lemas saat mau masuk ke dalam mobil. Memang kata orang tuanya sering ketakutan kalau di tempat ramai,” ujar Dr Ronal saat dihubungi, Minggu (16/1/22) siang. Setelah kejadian lemas usai divaksin, si bocah itu tengah dalam pemantauan petugas kesehatan.

Baca Juga:Anggota DPR RI Soroti Belum Meratanya Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

“Jadi saat ini anak itu tengah dipantau oleh petugas puskesmas dan juga klinik dari Polres. Tidak ada lagi masalah. Si anak sudah kita pantau. Ya mungkin dia mau disuntik sudah ketakutan, anak-anak kan sering begitu. Makanya selalu kita terapkan pendampingan orang tua saat akan divaksin,” ungkapnya.

Dari kejadian ini, Kepala Dinas Kota Pematangsiantar menyampaikan, kejadian itu tidak menjadi masalah. “Aturannya ini tidak jadi masalah. Ini jadi masalah pulak, ditaruh di atas meja langsung dibukai bajunya. Ya dibuka lah bajunya biar lancar sirkulasi. Dilonggarkan ikat pinggangnya, biar lancar sirkulasi (pernapasan),” ujarnya.

Dijelaskan dr Ronal Saragih kembali, si anak juga tidak memiliki riwayat penyakit, makanya disuntuk vaksin. “Ya kira kira begitu lah, si anak takut keramaian. Kalau cerita dari orang tuanya memang gitu. Si anak tidak suka tempat keramaian,” jelasnya.(hamzah/hm10)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: