23.9 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Prosesi Pemilihan Wakil Wali Kota Siantar Belum Jelas, ini Kata Para Ketua Parpol

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Pelantikan Wakil Wali Kota Pematang Siantar, dr Susanti Dewayani SpA menjadi Wali Kota defenitif dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2022 lalu.

Meski sudah sebulan berlalu, namun prosesi pemilihan Wakil Wali Kota Pematang Siantar, baik dari segi jadwal maupun nama calon, belum jelas. Bahkan terkesan jalan di tempat.

Untuk menelusuri perkembangannya, mistar mencoba mewawancarai sejumlah Ketua Partai Politik (Parpol) pengusung pasangan calon Ir Asner Silalahi-dr Susanti Dewayani pada Pilkada tahun 2020 lalu.

“Berulangkali kita bilang keseriusan dari pemerintah kota, dalam hal ini wali kota. Karena tahapan awalnya dari situ,” tutur anggota DPRD dan Ketua Partai Demokrat Kota Pematang Siantar, Ilhamsyah Sinaga ketika dikonfirmasi mistar, pada Kamis (22/9/22).

“Kita juga, dari partai-partai pengusung, mengenai nama yang akan direkom, masih menunggu rekomendasi dari pusat itu keluar,” ungkapnya lebih lanjut. Untuk nama calon Wakil Wali Kota yang direkomendasi, kata Ilhamsyah, pihaknya masih tetap berkomunikasi dengan DPP partainya.

Baca juga:NasDem Masih Menunggu Hasil Survei Menentukan Pilihan Calon Wakil Wali Kota Siantar

Dan untuk prosesi pemilihan Wakil Wali Kota dalam rangka memaksimalkan jalannya roda pemerintahan di Kota Pematang Siantar, kata Ilhamsyah, pihaknya tetap melakukan koordinasi. “Apalagi kan seluruh partai yang ada di DPRD inikan adalah partai pengusung,” ujarnya.

Artinya, kata Ilhamsyah, selain membutuhkan komunikasi yang baik antara Wali Kota dengan Parpol, juga dibutuhkan komunikasi antar sesama Parpol baik secara internal maupun eksternal. “Dan bukan itu saja, bahkan para bakal calon yang mendaftar ke parpol pun diharapkan keseriusannya untuk menjalin komunikasi dalam rangka memaksimalkan kelancaran agenda politik ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Partai Golkar Kota Pematang Siantar Mangatas MT Silalahi yang ditemui mistar duduk berdampaingan dengan Ketua PDI Perjuangan Timbul M Lingga, saat dikonfirmasi dengan tegas meminta Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA agar menjalankan aturan. “Jalankan peraturan, dan yang pertama melakukan itu adalah wali kota,” tutur Mangatas.

Saat ditanya mengenai langkah yang diambil Wali Kota untuk menjalankan aturan dimaksud, Mangatas mengatakan bahwa pasca defenitif, Wali Kota sudah memintah dua nama calon Wakil Wali Kota kepada Parpol Pengusung. “Seharusnya diminta dua nama calon kepada partai melalui ketua DPRD,” ujar Mangatas yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Pematang Siantar.

“Idealnya kan, karena Wali Kota yang menyampaikan (nama calon Wakil Wali Kota) ke DPRD untuk dipiilih, beliau seharusnya sudah menyurati partai pengusung, atau minimal mengundang partai partai pengusung untuk duduk bersama, demi memaksimalkan jalannya pemerintahan ke depannya. Inikan tidak,” tambah Timbul yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Pematang Siantar.

Sementara itu, Ketua Partai NasDem Kota Pematang Siantar Frans Herbert Siahaan ketika ditanya terkait prosesi pemilihan Wakil Wali Kota, juga berharap agar prosesnya bisa berjalan sesuai aturan. “Harapan dari NasDem, tentu ini bisa berjalan sesuai dengan aturan, secepatnya ada Wakil Wali Kota. Karena memang dari kemarin, NasDem sudah menunggu kesiapan dari pemerintah kota,” ujarnya.

Partai NasDem Kota Pematang Siantar, kata Frans, sudah mengusulkan nama-nama bakal calon Wakil Wali Kota walau sampai saat ini rekomendasinya belum turun ke Kota Pematang Siantar. “Namun dari sisi perkembangan di Siantar, kami masih terus tetap melaporkan perkembangannya. Dan mungkin juga partai (pengusung) lainnya situasinya mungkin masih seperti ini,” sebutnya.

Baca juga:Mangatas dan Sondi Silalahi Siap Jadi Wakil Wali Kota Siantar

Saat ditanya mengenai langkah dari NasDem untuk pemilihan Wakil Wali Kota dalam rangka memaksimalkan jalannya pemerintahan, kata Frans, pihaknya akan mendorong DPRD secara kelembagaan untuk mendesak pemerintah kota. “Yah mungkin nanti kita akan melakukan rapat di DPRD agar pimpinan DPRD mendesak pemerintah kota. Namun tentunya, partai-partai juga harus siap, kan. Artinya, partai dan pemerintah kota juga harus selaras, kan?” tutupnya.

Terpisah, Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA, ketika akan dikonfirmasi mistar, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Pematang Siantar, Suherman meminta agar mereka diberikan waktu untuk mengkomunikasikannya terlebih dahulu kepada Wali Kota. “Biar kami komunikasikan dulu sama ibu, nanti kukabari, ya,” ujarnya. (ferry/hm06)

 

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Warga Dairi Demo ke Gedung DPRD, Ini Tujuannya

Dairi, MISTAR.ID Puluhan warga Kabupaten Dairi kembali melakukan aksi demo terkait pembahasan P-APBD 2022 ke Gedung DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (3/10/22). Namun...

2 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor

Madina, MISTAR.ID Warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tiba-tiba dikejutkan dengan meninggalnya dua orang warga yang tertimbun tanah longsor saat menggali lubang, di lahan eks PT...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: