Lakukan Kunjungan Edukasi, MIS Terpadu AL-Washliyah Sambangi Pelaku Usaha

Pelajar MIS Terpadu Al-Wasliyah Pematangsiantar yang melakukan kunjungan edukasi ke tempat-tempat pelaku usaha.(f:mistar/yetty)

Siantar | MISTR.ID – Pemberian pendidikan bagi anak sejak dini adalah waktu yang tepat dan sangat dianjurkan. Dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman yang memberikan kesempatan padanya untuk mengetahui pengalaman belajar.

Seperti yang dilakukan para siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Terpadu AL Washliyah, Kamis (14/11/19) melakukan kunjungan edukasi selama dua hari, ke beberapa tempat pelaku usaha, seperti usaha tahu dan mie.

Sidik, selaku Kepala Sekolah MIS Terpadu AL Washliyah mengatakan, kegiatan yang dilakukan sekolahnya berlangsung selama dua hari 13-14 November, sangat berhubungan dengan kurikulum K13 yang dicanangkan pemerintah secara Nasional.

“Para siswa siswi ini terbagi dua kelompok, hari pertama kelas 1, 2 dan 3 berkunjung ke usaha tahu, dan sekarang kelas 4, 5, dan 6 ke usaha pembuatan mie,” katanya.

Tujuannya, lanjut Sidik, selain mengimplementasikan program pendidikan pemerintah, edukasi juga dapat menimbulkan jiwa berwiraswasta.

Anak-anak didi tersebut, kada Sidik, juga diajarkan menyerap beragam informasi yang manfaatnya akan dirasakan pada kehidupannya di masa mendatang.

Pukul 09.00 Wib siswa-siswi MIS Terpadu AL Washliyah berangkat dari sekolah menuju pabrik naik angkutan umum.

Sesampainya ke tempat tujuan, diarahkan ke bagian gedung untuk diberikan informasi-informasi mengenai proses produksi mie. Yang memberikan pengelanan dan cara-cara membuat mie adalah pemiliknya, Rita.

Rita mengaku sangat senang bisa memberikan pembelajaran kepada anak-anak sekolah itu, dan memberikan motivasi agar anak-anak didik itu lebih giat lagi belajar dan harus mampu jadi generasi mandiri.

Program-program edukasi seperti ini, kata Sidik akan dilanjutkan tiap tahun.

“Harapan kami, semoga intelektual anak didik berkembang dengan baik. Dengan cara seperti ini, mengajak siswa-siswi terlibat langsung secara aktif. Nabi Muhammad SAW juga dulu berdagang, dan ketika berdagang kita diajarkan untuk ikhlas dan sabar. Jadi para siswa-siswi melihat harus mengikuti jejak Nabi Muhammad agar menjadi pengusaha yang hebat nantinya,” katanya.(yetty/hm02)

Penulis : Yetty
Editor : Herman Maris