23.9 C
Medan
Saturday, January 29, 2022
spot_img

Jagad Maya Viral Crosshijabe, MUI: Itu Trend yang Salah, Kita Sangat Mengecam

Pematangsiantar | MISTAR.ID – Komunitas Crosshijaber menjadi pembicaraan warganet dan viral di media sosial Instagram hingga Twitter dalam beberapa hari terakhir.

Crosshijaber merupakan kumpulan para pria yang senang berpenampilan layaknya perempuan bahkan mereka mengenakan hijab bergaya syar’i lengkap dengan cadar.

Ketika dimintai tanggapannya, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun H.Abdul Halim Lubis MM mengatakan, bahwa hal tersebut adalah trend yang salah dan tidak sesuai ketentuan.

“MUI Pusat sudah mengecam hal tersebut, jadi generasi muda jangan sampai terpengaruh, itu trend yang salah, tidak seusuai ketentuan berbusana, jelas jelas itu tidak bagus, jadi jangan sampai terpengaruh mode seperti itu” ucap Ketua Umum MUI Kabupaten Simalungun H. Abdul Halim Lubis.MM kepada Mistar Sabtu (26/10/19) di kantor MUI Kabupaten Simalungun.

Untuk wilayah Kabupaten Simalungun Abdul Halim Lubis mengatakan belum ada tanda-tanda adanya komunitas crosshijaber tersebut, dan laporan masyarakat terkait hal itu juga kata Halim belum ada.

“Untuk wilayah kita tidak ada komunitas yang seperti itu, laporan masyarakat terkait yang seperti itu juga tidak ada, dan kita berharap juga tidak akan pernah ada komunitas seperti itu,” ucap Halim

Halim juga mengharapkan agar generasi muda di Simalungun tidak terpengaruh trend crosshijaber tersebut dan jangan ada masyarakat mengaggap hal tersebut sebagai hal yang bagus karena tidak sesuai yang semestinya.

Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Ustadz H.Muhammad Ali Lubis mengatakan hal senada. Katanya menjawab Mistar melalui telepon, MUI pusat belum memberikan surat dalam hal keterkaitan dengan crosshijaber ini.

“Meskipun demikian itu pakaian yang merupakan khas perempuan, maka tidak boleh dipakai kaum lelaki, seperti kerudung, cadar, dan sebagainya.”

Dia juga menegaskan bahwa lelaki itu menurut ajaran Islam agar menutup bagian tubuhnya (aurat). Aurat pada laki-laki yaitu diantara pusar sampai lutut sehingga pakaian pria tidak sama dengan pakaian wanita dalam menutupi auratnya.

“Jika ada lelaki yang seperti itu, yaitu memakai pakaian perempuan, berarti ada sesuatu yang tersembunyi di dalam. Bisa ke hal negatif atau apa, perlu diselidiki dulu.”

Ali juga menambahkan akan memeriksa dulu kebenaran dari cross hijab itu. Jika nanti memang ada kebenarannya tentang orang – orang yang menamai cross hijab tersebut, maka kami akan langsung menindaklanjutinya dengan cepat.

Reporter: Roland, Yetty
Editor: Herman Maris

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: