spot_img

Didemo Puluhan Karyawan, Plt Dirut PD PHJ Siantar Ngaku Senang

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Pelaksana Tugas Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Pematang Siantar Toga Sehat Sihite mengaku merasa senang didemo oleh puluhan karyawannya hingga ke kantor DPRD setempat.

Dengan didemo maka masyarakat Pematang Siantar dapat mengetahui kondisi PD PHJ yang sebenarnya. Seperti disampaikan Toga Sehat Sihite ketika dikonfirmasi terkait tuntutan karyawan yang berdemo, yakni mengenai gaji 8 bulan yang belum dibayarkan, Selasa (4/10/22).

“Kalau masalah gaji, itu 8 bulan yang disampaikan. Yaitu 4 bulan di tahun 2017 di masa Dirut Setia Siagian. Kemudian 4 bulan di tahun 2021 di masa pandemi Covid-19 di mana pendapatan kita sangat-sangat merosot drastis,” ujar Kabag Keuangan PD PHJ Erwin Dolok Saribu didampingi Toga.

Untuk gaji yang tertunggak di tahun 2021, kata Erwin, sudah ditampung di anggaran PD PHJ tahun 2022.

Baca Juga:Puluhan Pegawai PD Pasar Horas Jaya Demo Minta 8 Bulan Gaji Dibayarkan

“Artinya, perusahaan mengakui bahwa perusahaan belum membayarkan gaji ke karyawan. Kalau untuk tahun ini, (gaji) Puji Tuhan, lancar semua,” ujar Erwin diamini oleh Toga.

Saat ditanya, kapan gaji itu dibayarkan? Toga langsung mengambil alih pembicaraan.

“Terkait dengan yang disampaikan mereka, teman-teman karyawan yang melakukan unjuk rasa itu, sebenarnya tahu kondisi keuangan. Setiap hari pendapatan kami yang dari penagih, tahunya mereka berapa jumlah yang disetorkan. Selalu saya cek itu, dan itu ada di dalam laporan grup kami,” tuturnya.

Justru, kata Toga, karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa itu berpotensi mengurangi pendapatan PD PHJ.

Baca Juga:PD PHJ Siantar Diminta Kaji Ulang Tender 18 Kamar Mandi dan Parkir

“Waktu mereka tersita (berdemo) ke sana, sehingga pendapatan kami tidak maksimal lagi karena sebagian yang berdemo itu juga adalah penagih, inikan jadi kendala bagi kami,” tutur Toga yang memiliki jabatan defenitif sebagai Direktur Umum PD PHJ Kota Pematang Siantar.

Pada saat rapat bersama, kata Toga, meski dirinya tidak hadir tapi tetap memonitor, bahwa diupayakan perusahaan membayar minimal 1 atau 2 bulan gaji yang tertunggak tahun 2021 di akhir tahun ini dengan catatan, seluruh karyawan harus serius bekerja untuk meningkatkan pendapatan.

“Jangan jadi seolah-olah yang bekerja itu hanya kami. Mereka demo, dan menyampaikan itu keluar,” ungkapnya.

Terkait demo karyawan yang menyampaikan permasalahan gaji, Toga mengaku merasa senang.

Baca Juga:PD PHJ Siantar Maksimalkan Pasar Balairung Rajawali

“Saya di satu sisi senang, sehingga orang juga tahu bahwa begitulah kondisi PD Pasar Horas Jaya saat ini. Dan ada juga kendala atau permasalahan yang merupakan warisan, dari transisi Dinas Pasar ke perusahaan daerah karyawannya sampai 300-an, inikan beban sampai sekarang,” tukasnya.

Saat disinggung berapa jumlah karyawan PD PHJ saat ini, Toga bilang sekitar 250 orang.

“Ini sudah tinggal 250-an orang, sebelumnya sudah ada sebagian yang mengundurkan diri secara sukarela. Dan jumlah karyawan yang sekarang inipun masih beban sama kami, masih terlalu banyak, idealnya kami perkirakan sekitar 100 sampai 125 orang sudah cukup,” ungkapnya.

Menurut Toga, jika ada dana sebesar Rp5 miliar dari penyertaan modal maka PD PHJ akan sehat.

Baca Juga:PD PHJ Minta Bendera Putih Diturunkan, Begini Reaksi Pedagang Pasar Horas Siantar

“Kita akan langsung seleksi, berapa sebenarnya kebutuhan karyawan yang dibutuhkan. Kemarin kami udah hitung-hitung, kalau karyawan 100 sampai 125, gaji karyawan bisa UMK, dan terdaftar di Dinas Tenaga Kerja. Ini jugakan bagian tuntutan mereka saat unjuk rasa,” ujarnya.

Selanjutnya, ketika ditanya mengenai pendapatan PD PHJ, Toga bilang, pendapatan PD PHJ sekitar Rp450-Rp500 juta.

“Total pendapatan kami sekarang ini tiap bulannya, yang bersumber dari pendapatan harian dan bulanan itu sekitar antara Rp450 juta sampai Rp500 juta. Dan untuk menutup gaji kami semua itu kurang lebih hampir Rp450 juta, jadi habis bayar gaji,” cetusnya.

Baca Juga:Gaji Pegawai PD PHJ Siantar Belum Dibayar, Ini Alasan Direktur SDM

Untuk mengatasi permasalahan, kata Toga, pihaknya sampai saat ini tetap berupaya melakukan peningkatkan pendapatan dengan memaksimalkan aset-aset PD PHJ.

“Kemudian pengurangan karyawan, lebih cepat lebih baik. Jadi saya senang tuntutan mereka (saat demo), ini mendorong kami melakukan percepatan untuk seleksi (karyawan), dan peningkatan pendapatan,” tandasnya. (ferry/hm14)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: