25 C
Medan
Saturday, May 28, 2022
spot_img

Wah! Ternyata Ikan Mas Dianggap Hama di Australia, Sulawesi dan Papua

Jakarta, MISTAR.ID

Di Australia, ikan mas dianggap sebagai hama. Padahal di Indonesia ikan mas justru dibudidayakan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan bahwa ikan mas memang ikan pengganggu alias invasif.

“Ikan mas aslinya dari China. Di Australia termasuk jenis pendatang atau introduce. Memang di Australia sudah termasuk kategori invasif atau pengganggu. Berbeda dengan di Indonesia. Walaupun jenis pendatang, ikan mas justru dimanfaatkan dan dibudidayakan secara luas,” kata peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI Haryono saat dihubungi, Sabtu (27/3/21).

Haryono mengatakan ikan mas sudah masuk kategori pengganggu secara global. “Secara global, dalam laman GISD (Global Invasive Species Database), ikan mas sudah dikategorikan jenis invasive atau pengganggu,” ungkapnya.

Baca Juga:Dukung Ketahanan Pangan, Polres Siantar Beri Bantuan Racun Hama Tikus

Dia mengatakan ikan mas juga sudah sangat mengganggu di Sulawesi hingga Papua. Ikan mas mengganggu ikan asli di kawasan tersebut.

Di Sulawesi dan Papua juga sudah termasuk mengganggu ikan asli. “Di Papua, pada Danau Ayamaru, juga terindikasi telah mengganggu ikan pelangi, endemi danau tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, seperti dilansir ABC Australia, Rabu (24/3/2021) sebuah penelitian di Australia menemukan, sebanyak 360 juta ekor ikan mas tinggal di saluran air Australia di tahun yang ‘basah’ ini.

Sementara itu, di ‘tahun biasa’, jumlah ikan mas bisa turun hingga 200 juta. Data itu menurut ilmuwan yang terlibat dalam penyusunan Rencana Pengendalian Ikan Mas Nasional di Australia.

Kepala ilmuwan Institut Arthur Rylah Bidang Penelitian Lingkungan, Jarod Lyon, mengatakan 96 persen ikan mas yang teridentifikasi ditemukan di daerah pantai timur Australia.

Menurutnya, di beberapa lahan basah, jumlah ikannya bisa mencapai 1.000 kg per hektare, yang dampaknya jauh melebihi dari apa yang selama ini kita ketahui.

Dr Lyon mengatakan beberapa titik yang diteliti meliputi lahan basah di Victoria, dataran banjir di ‘Lower Murray-Darling’ Australia Selatan, dan daerah tangkapan air Sungai Lachlan.

Ikan mas yang dikenal dengan nama ‘common carp’ (Cyprinus carpio) di Australia terkenal sebagai ikan pemakan lumpur dan perusak kualitas air.

Dr Lyon mengatakan ikan tersebut mengancam keanekaragaman hayati di Australia.(detik.com/hm01)

Related Articles

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: