23.9 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Batu Wildcat Ridge Ditemukan di Mars

Jakarta, MISTAR.ID

NASA lewat wahana Perseverance miliknya dilaporkan menemukan sampel bebatuan organik dari delta sebuah sungai kuno di Mars. Sampel-sampel itu kini disimpan untuk misi berikutnya. “Bebatuan yang sedang kami investigasi di kawasan delta ini punya konsentrasi material organik yang belum pernah kami temukan sebelumnya di misi ini,” kata Ken Farley selaku ilmuwan di proyek Perseverance seperti dikutip Science Alert.

Menurut Farley, molekul organik merupakan sebuah kepingan dari kehidupan. Alhasil, penemuan bebatuan organik ini menarik bagi para ilmuwan “Bahwa kita punya bebatuan yang dideposit dalam lingkungan yang bisa ditinggali di sebuah danau yang membawa material organik.”

Sejauh ini, ada empat sampel yang dikumpulkan dari delta tersebut. Ilmuwan percaya, bebatuan itu dulunya merupakan dasar sebuah danau. Danau itu sendiri berada di Kawah Jezero (Jezero Crater), sebuah kawah dengan lebar 45 meter. Delta tersebut diduga terbentuk 3,5 miliar tahun lalu pada sebuah kawasan yang disinyalir merupakan konvergensi sungai di Mars dan danau.

Baca Juga:Teleskop Webb NASA Menangkap Bukti Pertama Karbon Dioksida di Sebuah Planet Ekstrasurya

Total, ada 12 sampel yang telah dikumpulkan Perseverance. Saat ini, wahana tersebut sedang menginvestigasi bebatuan sedimen, yang terbentuk ketika partikel dengan ukuran berbeda hadir di lingkungan yang diisi air.

Pada operasi pertamanya, Perseverance mengeksplorasi lantai kawah Jezero, yang merupakan tempat pendaratannya. Di sana, wahana tersebut menemukan bebatuan berapi, yang membentuk lorong bawah tanah dari magma atau aktivitas vulkanis di permukaan. Kini di operasi keduanya, wahana tersebut tengah memelajari kawasan delta, di mana ia telah menemukan material organik. Penemuan material tersebut dilakukan di kawasan sedimen dan garam yang tersimpan di dalam danau dalam kondisi yang memungkinkan adanya kehidupan.

Farley mengatakan, wahana Perseverance misalnya menemukan batu pasir yang membawa fragmen bebatuan yang dibuat jauh dari Kawah Jezero. Para ahli menamai batu pasir sepanjang satu meter itu dengan nama Wildcat Ridge. Diduga, Wildcat Ridge terbentuk miliaran tahun lalu saat lumpur dan pasir ada di danau air asin yang berevaporasi. Perseverance menganalisa Wildcat Ridge menggunakan instrumen yang disebut Scanning Habitable Environments with Raman & Luminescence for Organics & Chemicals (SHERLOC).

Baca Juga:Planet Mirip Neraka Ditemukan, Panasnya Bisa Membuat Besi Menguap

Mengutip CNN, SHERLOC berfungsi sebagai cahaya hitam untuk mengungkap kandungan kimiawi, mineral, dan organik dari bebatuan. Hasil dari analisa tersebut mengungkapkan, mineral organik sepertinya merupakan molekul karbon dan hidrogen yang stabil dan terhubung ke sulfat.(cnnindonesia/hm15)

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Puluhan Mobil di Kompleks Mutiara Residence Deli Serdang Dirusak OTK

Medan, MISTAR.ID Sejumlah mobil yang terparkir di halaman dan garasi rumah warga di Kompleks Mutiara Residence Jalan Rumah Sakit Haji, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut...

2 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor

Madina, MISTAR.ID Warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tiba-tiba dikejutkan dengan meninggalnya dua orang warga yang tertimbun tanah longsor saat menggali lubang, di lahan eks PT...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: