Update Covid-19 17 Oktober: 357.762 Positif, 281.592 Sembuh dan 12.431 Meninggal

jumlah kasus aktif di dunia ada sebanyak 7.685.831
Ilustrasi Covid-19.(f:ist/mistar)

Jakarta, MISTAR.ID

Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai pukul 12.00 WIB. Kasus positif virus corona (Covid-19) Indonesia secara kumulatif kini capai 357.762 orang per Sabtu (17/10/20). Angka ini bertambah 4.301 orang dari hari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 281.592 orang dinyatakan sembuh dan 12.431 orang meninggal dunia.

Berdasarkan data Kemenkes, pasien sembuh bertambah 4.048 orang dan 84 orang meninggal dunia. Sementara pasien suspek Covid-19 sebanyak 158.700 orang dan spesimen yang diperiksa per hari ini 43.305 spesimen. Sehari sebelumnya, kasus positif Covid-19 mencapai 353.461 orang. Dari jumlah tersebut, 277.544 orang dinyatakan sembuh dan 12.347 orang meninggal dunia.

DKI Jakarta masih menjadi wilayah tertinggi penularan Covid-19 dengan kasus kumulatif mencapai 93.356. Sedangkan Jawa Timur menjadi provinsi yang memiliki kasus meninggal terbanyak dengan 3.529 orang.

Saat ini Indonesia masih menempati posisi puncak di kawasan Asia Tenggara sebagai negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak. Di tingkat Asia, Indonesia berada di posisi lima negara yang memiliki kasus positif Covid-19.

Baca juga: Pengadaan Vaksin Covid-19 Di Indonesia Bakal Dibantu WHO

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman merespons kasus positif Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung menurun di bawah kepemimpinan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengatakan pengendalian Covid-19 seharusnya tak bergantung pada individu yang memimpin, tapi kepada sistem kesehatan.

Satgas Covid-19 menemukan 12 kabupaten/kota di Indonesia mencatatkan jumlah kasus aktif lebih dari 1.000 kasus, sehingga perlu kewaspadaan tinggi. Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah menuturkan, kasus aktif Covid-19 secara nasional mulai menunjukkan grafik penurunan.

Sementara Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan salah satu lembaga di bawah Badan Kesehatan Dunia (WHO) setuju membantu ketersediaan vaksin Covid-19 untuk Indonesia.

Retno menjelaskan, dalam pertemuan multilateral di Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Unicef, dan CEO Aliansi Vaksin Dunia (Gavi) Covax Facility milik WHO, bersama pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama strategis dalam pengelolaan vaksin dan penanganan pandemi Covid-19.(cnn/hm07)