Harga Tiket dan Rapid Test Rp450 Ribu per Orang Bikin Biaya Bepergian Naik Pesawat Kian Mahal

ongkos bepergian naik pesawat kian mahal
Ilustrasi Sriwijaya Air.(f:jawapso/mistar)

Jakarta, MISTAR.ID
Dikarenakan penumpang diwajibkan menunjukkan hasil tes kesehatan, ongkos bepergian pesawat terbang semakin mahal. Mengapa tidak, harga pemeriksaan rapid test dipatok sebesar Rp450 ribu per orang untuk sekali tes.

Salah satunya, maskapai penerbangan Sriwijaya Air memfasilitasi tes kesehatan dengan metode rapid test, bagi calon penumpangnya. Berdasarkan sebuah unggahan di Twitter resmi Sriwijaya Air, tercantum informasi mengenai rapid test. Harga pemeriksaan dipatok sebesar Rp 450 ribu untuk sekali tes.

“Sementara ini, kami menyediakan fasilitas rapid test di Kantor Cabang Melawai Jakarta, Sriwijaya Air Tower Cengkareng, Kantor Cabang Sriwijaya Air di Makassar, Kantor Sriwijaya Air di Sorong dan tidak menutup kemungkinan akan dibuka juga di beberapa titik lainnya agar memudahkan para calon penumpang,” ujar Corporate Communication Sriwijaya Air, Jumat (12/6/20).

Baca Juga:Simpan Dana Tunai Selama Pandemi, Gaji Pegawai 2 Maskapai Besar Ini Dipotong 50 Persen

Corporate Communication Sriwijaya Air membenarkan penyediaan layanan tersebut. Layanan ini dibuka untuk memudahkan calon penumpang agar tidak bingung mengakses fasilitas layanan rapid test.

Kendati Sriwijaya menyediakan layanan rapid test, namun calon penumpang tidak diwajibkan memanfaatkan layanan itu jika ingin terbang dengan Sriwijaya.

“Saat ini di seluruh rute penerbangan yang dilayani oleh Sriwijaya Air membutuhkan hasil rapid test sebagai salah satu persyaratan yang perlu dilengkapi penumpang sesuai aturan yang ditentukan oleh regulator,” sebutnya.

Artinya, jika calon penumpang sebelumnya sudah melakukan tes dan mampu menunjukkan hasil rapid test non-reaktif, maka tidak perlu lagi memanfaatkan layanan rapid test Sriwijaya Air.(cnbcindonesia/hm10)