10.4 C
New York
Saturday, April 20, 2024

Tabrakan Maut Angkot Vs KA, Rajuddin Minta Dishub Sosialisasi Keselamatan Penumpang di Jalan Raya

Medan, MISTAR.ID

Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan sosialisasi terhadap supir angkutan kota (angkot) di Medan terkait pentingnya keselamatan penumpang di jalan raya.

“Sosialisasi keselamatan penumpang perlu dilakukan Dishub kepada para supir angkot di Medan. Supir angkot yang sering ugal-ugalan di jalan raya bisa membahayakan keselamatan penumpang,” kata Rajuddin Sagala di Medan, Senin (06/12/21).

Sebagaimana diketahui, tabrakan maut antara angkot Wampu Mini 123 dengan kereta api jurusan Binjai – Medan terjadi di perlintasan kereta api Jalan Sekip Ujung, Sabtu (04/12/21) sore.

Baca juga:Kereta Api Tabrak Angkot di Sekip Medan, 4 Penumpang Tewas

Empat penumpang angkot dilaporkan meninggal dunia pada kecelakaan itu. Satu korban meninggal dunia adalah anak-anak. Beberapa penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Dilaporkan, tabrakan maut itu berawal dari supir angkot Wini Wampu 123 dengan kecepatan sedang menerobos perlintasan kereta api. Ketika posisi angkot berada di tengah perlintasan kereta api, dari arah Binjai menuju Medan muncul kereta api dan langsung menabrak angkot tersebut dan menyeretnya sampai beberapa meter.

Beberapa warga setempat mengatakan tabrakan itu merupakan kelalaian supir angkot.

“Ini bentuk kelalaian supir angkot yang tidak mengindahkan keselamatan penumpangnya,” kata Rajuddin.

Oleh sebab itu, kata politisi PKS ini, sosialisasi keselamatan penumpang yang menggunakan jasa angkutan kota perlu dilakukan Dishub Medan kepada para supir angkot.

Baca juga:Kecelakaan Maut Angkot dengan KA di Medan, Keluarga Korban Minta Sopir Dihukum Berat

Pada kecelakaan di perlintasan kereta api itu salah satu korban selamat adalah Putri Sefyrawan (19) warga Jalan Karya Ujung, Gang Karang Sari, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Korban yang berasal dari keluarga kurang mampu itu mengalami patah kaki, kepala dan matanya terkena serpihan kaca angkot. Lewat inisiatif Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, korban dirujuk ke RS Royal Prima Jalan Ayahanda Medan guna mendapat penanganan medis.(amsal/hm06)

 

Related Articles

Latest Articles