23.9 C
Medan
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Simak Pidato Presiden Tentang RUU APBN 2023, Edy Rahmayadi Dukung Pemerintah Pusat

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku mendukung Pemerintah Pusat atas Rencana Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2023.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi usai mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia (RI) tentang pengantar keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2023, di Gedung Paripurna DPRD Provinsi Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 5 Medan, Selasa (16/8/22).

Menurut Gubernur, Pemerintah Pusat tentu telah menyusun rancangan APBN 2023 berdasarkan perencanaan yang baik. Dengan mencermati kebutuhan belanja dan optimalisasi pendapat negara, serta telah disesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Relawan Tak Buru-buru Tentukan Dukungan Pilpres 2024

“Bila untuk kebaikan dan atas kebutuhan rakyat, tentu harus kita dukung. Tinggal kita lihat pembahasannya nanti di DPR,” ujar Edy Rahmayadi yang didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

Di kesempatan itu, hadir di antaranya Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Rahmansyah Sibarani, Irham Buana Nasution, dan Misno Adi Syahputra. Terlihat pula para undangan yang mewakili Forkopimda dan para kepala perangkat daerah Provinsi Sumut.

Dalam pidatonya, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa belanja negara dalam RAPBN 2023 direncanakan sebesar Rp3.041,7 triliun yang meliputi, belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp2.230 triliun serta Transfer ke Daerah Rp811,7 triliun.

Baca Juga: Tenaga Pendidik di Siantar Wajib Mengenakan Pakaian Tradisional Simalungun pada Upacara HUT RI ke 77

Sedangkan pendapatan negara pada tahun 2023, dirancang sebesar Rp2.443,6 triliun. Yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.016,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp426,3 triliun.

Presiden mengatakan bahwa Arsitek APBN tahun 2023 didesain senantiasa waspada, antisipatif dan responsif terhadap berbagai kemungkinan skenario yang bergerak sangat dinamis dan berpotensi menimbulkan gejolak.

“Desain belanja dan pendapatan, serta pembiayaan harus fleksibel, menyediakan ruang fiskal yang memadai agar mempunyai daya redam yang efektif untuk mengantisipasi ketidakpastian. APBN 2023 adalah APBN yang suportif dan terukur dalam menghadapi berbagai kemungkinan-kemungkinan,” ucap Presiden.

Baca Juga: Semarak HUT RI, Kendaraan Hias dan Marching Band Pawai Pembangunan Pemprov Sumut

Dalam struktur rancangan RAPBN 2023, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp169,8 triliun atau 5,6% dari belanja negara. Anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp479,1 triliun. Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun. Serta pembangunan infrastruktur dianggarkan sebesar Rp392 triliun.

Presiden juga mengatakan, tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 diharapkan dapat ditekan di kisaran 5,3% hingga 6,0%, angka kemiskinan dalam rentang 7,5% hingga 8,5%, rasio gini dalam kisaran 0,375 hingga 0,378, serta Indeks Pembangunan Manusia dalam rentang 73,31 hingga 73,49. Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105-107 dan 107-108. (Anita)

 

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Warga Dairi Demo ke Gedung DPRD, Ini Tujuannya

Dairi, MISTAR.ID Puluhan warga Kabupaten Dairi kembali melakukan aksi demo terkait pembahasan P-APBD 2022 ke Gedung DPRD Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Senin (3/10/22). Namun...

2 Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor

Madina, MISTAR.ID Warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tiba-tiba dikejutkan dengan meninggalnya dua orang warga yang tertimbun tanah longsor saat menggali lubang, di lahan eks PT...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: