26.7 C
Medan
Thursday, September 29, 2022
spot_img

PDIP Beri Sanksi Kader Tak Dukung di Pilkada

Medan, MISTAR.ID

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara mengimbau seluruh kader dan pengurus PDIP diseluruh tingkatan untuk menjalankan putusan partai terkait Pilkada Serentak 2020. Seluruh kader diminta untuk bergerak bersama memenangkan seluruh calon kepala daerah yang di usung oleh di 23 kabupaten/kota di Sumut.

“Dinamika itu biasa terjadi, tapi ketika sudah ada keputusan partai, maka seluruh kader dan pengurus wajib menjalankannya. Kembali ke kandang istilah partai,” kata Sarma, Jumat (21/8/20).

Dinamika sepanjang belum ada putusan partai menurut Sarma merupakan hal yang biasa terjadi di internal PDIP. Untuk itu, dia meminta seluruh pihak untuk menghentikan dinamika yang terjadi dan mengamankan putusan partai.

Baca juga: PDIP Akan Evaluasi Kader yang Tak Dukung Bobby-Aulia

“Namun kalau ada pengurus dan kader yang tidak menjalankan putusan partai, tentunya akan diberikan sanksi,” capnya.

Diketahui, sebanyak 14 PAC PDI Perjuangan (PDIP) se-Kota Medan mendatangi kantor DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Djamin Ginting, Kota Medan, Kamis (20/8/20). Kedatangan para pengurus PAC ini untuk menyatakan sikap siap melaksanakan perintah partai untuk memenangkan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilkada Medan 2020.

Baca juga: Pengumuman Tahap 2, PDI P Beri Arahan Kepada 45 Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Ketua PAC Medan Barat, Feber Welly Silalahi menegaskan sebanyak 21 PAC PDIP di Kota Medan solid memenangkan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilkada Serentak 2020.

Dia menegaskan, seluruh kader PDIP tegak lurus dalam menjalankan keputusan partai.

“Bila ada yang tak setuju, itu merupakan sikap pribadi bukan atas nama PAC. Mereka tidak mewakili institusi. Kami tetap merangkul kawan-kawan itu,” kata Feber, Jumat (21/8/2020).

Diketahui, keputusan DPP PDIP merekomendasikan Bobby Nasution-Aulia Rahman sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan mendapatkan penolakan dari sejumlah kader PDIP.

Para kader PDIP yang mengakui dari Forum Exponen 98 PDIP menolak pasangan itu karena dinilai bukan kader PDIP.

“Kami sangat menolak keputusan DPP PDIP yang merekomendasi saudara Bobby Nasution dan Aulia Rahman di Pilkada Kota Medan,” kata perwakilan Forum Exponen 98 PDIP, Gumana Lubis, Selasa (11/8/20).

Gumana menilai PDIP memiliki sejumlah kader yang dinilai layak mendapatkan rekomendasi untuk maju mendampingi Bobby di Pilkada Medan. Menurutnya, DPP PDIP seharusnya menunjuk Sekretaris DPD PDIP Sumut Sutarto atau Sekretaris DPC PDIP Medan Robi Barus untuk mendampingi Bobby.

Gumana mengklaim dengan tidak adanya kader PDIP di Pilkada Medan kali ini, dukungan akar rumput partai berlambang banteng tersebut akan solid mendukung Akhyar Nasution. (Iskandar/hm06).

 

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Jelang Ajang F1 H2O, Warga Minta Tanah Lapang Sisingamangaraja Tidak Dialih...

Toba, MISTAR.ID Sejak Kabupaten Toba menjadi kandidat tuan rumah penyelenggaraan Formula 1 Boat Race (F1 H2O) yang direncanakan digelar pada Februari 2023 mendatang, pemkab terus...
Pilpanag Simalungun Digelar 15 Maret 2023

Pilpanag Simalungun Digelar 15 Maret 2023

Pemkab Toba dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Ranperda P APBD TA...

Toba/Mistar Setelah melalui sejumlah tahapan sejak pengajuan yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan secara intensif antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Toba bersama Badan Anggaran...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: