Edukasi Pencegahan Covid-19 Melalui Posyandu Lansia

    Camat Medan Johor, Zul Fahri Ahmadi saat diwawancarai wartawan. (f:anita/mistar)

    Medan, MISTAR.ID

    Pada masa pandemi Covid-19 ini, Pemko Medan terus memberikan edukasi mengenai penerapan protokol kesehatan terutama menggalakkan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

    Di Kecamatan Medan Johor sendiri, edukasi juga disampaikan di Posyandu Lansia yang sudah rutin digelar oleh Kecamatan Medan Johor. Mantan Camat Medan Amplas ini juga mangatakan pihaknya memberikan vitamin dan masker pada warga yang lanjut usia.

    “Alhamdulillah, posyandu lansia yang kita gelar disambut antusias masyarakat. Terbukti, sangat banyak yang mendaftar. Namun karena masa pandemi Covid-19, kami membatasinya hanya 30 peserta,” jelas Camat Medan Johor, Zul Fahri Ahmadi, Jumat (15/1/21).

    Baca Juga:Ini Rencana Alokasi Vaksin Covid-19 di Daerah

    Menurutnya, selain edukasi posyandu lansia turut didukung Puskesmas Medan Johor dan melayani pemeriksaan gula darah, kolesterol, tensi dan diabetes secara gratis. “Kami berharap, pemahaman masyarakat terutama kaum lansia tentang Covid-19 bisa semakin luas. Sehingga dapat lebih menekan penyebaran virus tersebut,” tambahnya.

    Dia menembahkan, sebenarnya sebelum pandemi Covid-19, posyandu lansia rutin digelar setiap bulan di masing-masing tiap kelurahan. Namun karena wabah, maka kegiatan tersebut sempat terhenti. Setelah pertimbangan matang dan berkoordinasi dengan kepala puskesmas setempat, akhirnya posyandu lansia kembali dilaksanakan namun dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat. “Awalnya peserta yang mendaftar sekitar 100 orang, tapi kita batasi,” tuturnya.

    Zul Fahri menambahkan, pihak kecamatan juga rutin menggelar senam lansia untuk meningkatkan imunitas tubuh. Terpenting, setiap kegiatan selalu menerapkan prokes dirangkai edukasi tentang Covid-19. “Belum lama ini, kami juga melaksanakan khitan massal gratis di Jalan STM, Kelurahan Suka Maju diikuti 30 anak serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lansia di bidang menjahit,” tutupnya. (anita/hm12)