Cara Sukses Norwegia Hadapi Covid 19

Norwegia ( f: Google/Mistar)

Norwegia, MISTAR.ID
Norwegia menunjukkan hasil yang baik dalam menghadapi covid 19. Menteri Kesehatan Norwegia mengatakan bahwa epidemi virus corona di negara itu sangat terkendali. Hal ini ditunjukkan oleh rendahnya jumlah transmisi dari virus tersebut. Hingga hari Selasa (7/4/20) jumlah kasus terdeteksi di Norwegia mencapai 6,068 kasus, dan 89 kasus kematian.

Institut Kesehatan Publik Norwegia (FHI) memperkirakan bahwa sekitar 14,000 orang di Norwegia mungkin membawa virus tersebut. Angka tersebut hanya 0.26% dari jumlah penduduk Norwegia. Dengan ilustrasi jika satu orang membawa virus tersebut di Norwegia, maka akan mengkontaminasi 0.7 manusia lainnya.

Kebijakan pemerintah telah berhasil membatasi penyebaran covid 19, dengan membatasi kontak fisik dengan maksimum hanya 1 orang saja. Dengan adanya implementasi dari peraturan ketat tersebut di seluruh kota-kota di Norwegia, setiap satu orang yang terkontaminasi hanya menginfeksi 2.5 orang lainnya. Pemerintah yakin bahwa peraturan tersebut bekerja dengan baik.
Tetapi mereka tidak bisa memastikan ukuran spesifik mana yang memberikan hasil terbaik.

Norwegia telah menguji lebih dari 102,000 orang untuk covid 19, sekitar 18,996 per satu juta penduduk. Norwegia tercatat sebagai peringkat tiga tertinggi jumlah orang yang melakukan tes per sejuta orang. Langkah pengujian inilah yang kemungkinan sangat membantu pengendalian virus ini.

Pemerintah Norwegia mengumumkan tiga minggu lockdown darurat untuk banyak tempat-tempat umum dan institusi pribadi termasuk sekolah dan taman kanak- kanak. Keputusan darurat tersebut berimbas negatif pada ekonomi mereka dan mengakibatkan ratusan bahkan ribuan karyawan di seluruh negara itu harus diberhentikan sementara.

Pemerintah Norwegia mengumumkan banyak kebijakan ekonomi setelahnya untuk membantu para karyawan yang diberhentikan sementara dan membantu usaha-usaha yang harus berjuang selama masa lockdown tersebut.

Direktorat Kesehatan Norwegia mengatakan mereka sudah mempunyai rencana persiapan semisal jumlah terinfeksi mencapai 25% dari jumlah penduduk. Perpanjangan semua peraturan tersebut hingga pertengahan April.

Pihak berwenang ibukota Oslo dan Trondheim, yang merupakan kota ketiga terbesar di Norwegia juga mengatakan bahwa mereka tidak akan membuka sekolah dan taman kanak=kanak hingga pertengahan April, karena mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk berbenah.

Penerjemah : Julyana Ang
Sumber : Hashem Al-Ghaili Page
Editor : Rika Yoesz