Satlantas Polres Siantar Tindak Truk Bermuatan Melebihi Tonase

Truk Berukuran Besar Melebihi Tonase Ditilang
Truk bermutan kayu ekaliptus ditilang Satlantas Polres Pematangsiantar, Kamis (26/11/20).(f:hamzah/Mistar)

Pematangsiantar, Mistar.ID
Polres Pematangsiantar lewat Satuan Lalu Lintas (Satlantas), secara tegas menindak truk bermuatan barang dengan daya angkutan melebihi tonase, Kamis (26/11/20) sekira pukul 14.30 WIB. Penindakan ini dilakukan di Jalan Justin Sihombing Kelurahan Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangskantar.

Kasat Lantas AKP Muhammad Hasan mengatakan, tindakan berupa penilangan yang dilakukan terhadap truk dengan muatan melebihi tonase atu daya angkut. “Sejauh ini sudah banyak truk yang kita tilang dan semalam itu ada empat unit truk yang ditilang,” ujarnya, Kamis (26/11/20).

Tampak, truk pembawa kayu jenis ekliptus disetop polisi dan diberlakukan tilang. Selain itu, truk-truk bermuatan kursi dan yang lainnya juga diberhentikan. Bahkan, truk bermuatan kertas yang melebihi tonase masuk sasaran Satlantas Polres Pematangsiantar.

Baca Juga:Atasi Kemacetan di Jembatan Sigagak, Ini yang Dilakukan Satlantas Polres Siantar

“Truk mereka melebihi tonase atau over lod yang dapat menyebabkan kecelakan lalu lintas. Makanya kita kenakan sanksi penilang kepada sopirnya. Itu sesuai Pasal 307 tentang tata cara muatan bagi pengguna jalan yang melanggar,” ujar Kasat Lantas.

Disinggung klasifikasi jalan atau bobot dibatasi? AKP Muhammad Hasan mengatakan, soal klasifikasi jalan, biasanya lebih tahu Dinas Perhubungan (Dishub). “Itu kinerja perhubungan dan PU. Kita hanya penindakan muatan yang keluar dari bak kendaraan saja,” ujarnya.

Baca Juga:Dilaporkan ke Polres Siantar, Banjarnahor: Ucapan Vani Dalam Video Merupakan Tindak Pidana ITEĀ 

Satlantas Polres Pematangsiantar berharap, adanya razia dapat mengurangi angka kecelakaan dalam berlalu lintas. Bahkan, memberikan kesadaran bagi pengendara yang melebih muatan.

“Kita razia agar mereka memperhatikan muatan dan itu berdampak pada keselamatan. Keselamatan bagi pengguna jalan dan si sopir itu sendiri. Apalagi baru-baru ini terjadi lakalantas dengan muatan yang melebihi, jadi lebih antisipasi,” tegasnya.(hamzah/hm10)