28 C
Medan
Sunday, October 2, 2022
spot_img

Polisi: Kebakaran Kejagung Bukan Karena Korsleting Listrik

Jakarta, MISTAR.ID
Bareskrim Polri menaikkan status kasus kebakaran di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) ke tahap penyidikan. Penyidik Polri berkesimpulan, ada dugaan tindak pidana dalam kebakaran tersebut.

“Kami sepakat mengusut ini secara transparan. Adapun kami sepakat dalam gelar tadi untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan dengan dugaan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP,” kata Kepala Bareskrim Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/9/20).

Ancaman hukuman di Pasal 187 KUHP adalah 12 hingga 15 tahun penjara dan seumur hidup jika mengakibatkan korban jiwa. Sedangkan ancaman Pasal 188 KUHP adalah 5 tahun penjara.

Baca Juga:Polda Metro Usut Penyebab Gedung Kejagung Terbakar

Menurut Sigit, polisi sudah melakukan 6 kali olah TKP dan memeriksa 131 saksi. Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa CCTV, abu bekas kebakaran atau hidrokarbon, potongan kayu, botol plastik berisi cairan, jerigen isi air, gas cleaner yang disimpan di gudang cleani service, dan bukti lainnya.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan Pusat Laboratorium Forensik Polri disimpulkan sumber api bukan karena arus pendek. “Tapi karena open flame atau nyala api terbuka,” ucap Sigit.(narasinewsroom/ja/hm10)

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Kadishub ke Wartawan di Sidang Paripurna HUT ke-75 Dairi: Apa Foto-foto,...

Dairi, MISTAR.ID Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dairi Parulian Sihombing berlagak seperti preman dan terkesan arogan kepada wartawan mistar.id bernama Julius Manurung. Seperti yang terjadi saat...

4 Negara Besar Hapus Utang Indonesia Melalui Program Debt Swap

Jakarta, MISTAR.ID Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per Juli 2022 kembali menciut. Posisi ULN Indonesia pada akhir Juli 2022 tercatat sebesar US$ 400,4 miliar atau...

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: