Polisi Amankan Istri Pelaku Bom Bunuh Diri

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin memberikan keterangan di Mako Brimob Polda Sumut. (f:daniel/mistar)

Medan | MISTAR.ID-Istri pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan telah diamankan polisi. Dewi, istri Rabbial Muslim Nasution diamankan saat sedang di jalan.

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin mengungkapkan, saat menggeledah rumah pelaku di Medan Marelan, Rabu kemarin, istri pelaku tak ada di rumah. Begitu juga saat polisi mendatangi rumah mertua Rabbial di Jalan Pasar II Marelan, Dewi tak ditemukan. “Dia diamankan di perjalanan,” kata Mardiaz, Kamis (14/11/2019).

Saat ini, Dewi dan beberapa orang lainnya telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut di Jalan Wahid Hasyim. Mereka masih berstatus saksi.

Dia mengatakan, polisi dibackup Densus 88 langsung bergerak untuk menggeledah rumah pelaku di kawasan Medan Marelan, termasuk rumah pimpinan pengajian yang diikuti pelaku.

“Kita telah mengamankan istrinya kemudian mengamankan orangtuanya, dalam arti kata meminta keterangan keluarganya,” kata Mardiaz.

Informasi yang diperoleh, istri pelaku bernama Dewi. Keberadaan Dewi sempat menjadi tanda tanya. Sebab, dalam serangkaian penggeledahan di rumah pelaku, termasuk di rumah orang tua Dewi di Kecamatan Medan Marelan, Dewi tak muncul.

Para tetangga juga kurang paham mengenai keseharian Dewi, karena merupakan sosok yang tertutup. Dia bersama adiknya, Wulan sehari-hari menjual lontong pagi di depan teras rumah orang tuanya di Jalan Pasar II Marelan.

Rumah pelaku dan istrinya di Gang Melati 8, Kelurahan Tanah 600 yang kemarin digeledah polisi juga dalam keadaan kosong. Dalam penggeladahan itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang, antara lain, timbangan, barang elektronik, kabel, pipa besi panjang dan busur. Polisi juga tampak membawa satu koper berwarna hitam dari rumah itu.

Mardias menjelaskan, hingga kini, tim dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Belawan dan dari juga Densus 88 Mabes Polri masih melakukan proses pengembangan.

“Kita masih mengambil keterangan dari beberapa orang yang kita curigai ada kaitannya dengan pelaku,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu pagi kemarin. Pelaku tewas seketika. Dia berhasil masuk ke halaman Polrestabes dengan berpura-pura menjadi warga yang hendak mengurus SKCK. Enam orang jadi korban luka, empat diantaranya petugas polisi.

Penulis : Daniel Pekuwali

Editor : Edrin