Pelaku Penusukan Pakai Gunting di Samping Pos Polisi Siantar Ditangkap

Pelaku Penusukan Pakai Gunting di Samping Pos Polisi Siantar Ditangkap
Khairul Azmi alias Ucok (dua dari kiri)) diamankan di Polsek Siantar Barat, Rabu (9/6/21).(f:ist/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID
Khairul Azmi alias Ucok (23) warga Simpang Bahjambi Desa Km 17 Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun, ditangkap personil Polsek Siantar Barat Polres Pematangsiantar pasca terlibat aksi penganiayaan.

Dalam aksinya, pelaku menganiaya korban hingga berdarah-darah, sehingga Ahmad Zaid Alfa Robi Panjaitan (21) warga Jalan Medan Km 4,5 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Rusdi Ahya mengatakan, sejauh bergulirnya kasus penganiayaan ini sudah dua keterangan saksi.

Baca Juga:Penanganan Anak Punk di Siantar Tak Murni Gawean Dinsos

“Awalnya korban duduk di warung di samping Pos Polisi Pasar Horas sambil minum dan merokok. Tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban dan tanpa izin membuka bungkus rokok milik korban,” ujar Kasubbag Humas saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/21).

Akan tetapi, bungkus rokok milik korban sudah tidak berisi dan pelaku tersinggung lalu marah-marah. Tak pelak, keduanya pun terlibat adu mulut hingga kata-kata kasar terlontar dari mulut keduanya.

“Sebelum keduanya adu mulut. Pelaku ini sempat mengatakan kepada korban kalau sudah habis (rokoknya) buanglah bungkusnya. Lalu pertengkaran mulut antara pelaku dengan korban terjadi,” katanya.

Tidak hanya itu saja, sakin terbawa emosi, pelaku menyebut korban kibus (rusa polisi). Mendengar kata tersebut, korban pergi meninggalkan warung yang berada tepat di samping Pos Polisi Pasar Horas Pematangsiantar.

Baca Juga:Viral! Anak Punk yang Wajah Penuh Tato Kini Taubat Jadi Muazin Mesjid

Belum lagi tinggalkan warung, pelaku menyikut wajah korban kemudian korban membalas memukul balik wajah pelaku.

Tidak hanya itu saja, pelaku membalas pukulan korban dengan memukul kepala korban dengan tali pinggang, dan menusukan gunting ke lengan korban hingga berdarah. Keduanya pun dilerai oleh masyarakat yang tengah berada di lokasi.

“Setelah adanya laporan dari korban, kita mencari keberadaan pelaku. Jadi ada informasi keberadaan pelaku di Pasar Horas, lalu kita lakukan pengejaran dan berhasil meringkus pelaku,” jelasnya.(hamzah/hm10)