Pelaku Curanmor Terekam CCTV di Desa Sampali Percut

Dua Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Beraksi. (f:ist/mistar)
Dua Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Beraksi. (f:ist/mistar)

Medan | MISTAR.ID – Dua kawanan pencuri sepedamotor (Curanmor) terekam camera pengintai Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Kongsi VI, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Aksi kedua pria (pelaku) yang datang ke lokasi dengan mengendarai sepedamotor jenis metik dan berboncengan itu terjadi Jumat (31/1/20) sekira pukul 20.00 Wib.

Dari hasil rekaman CCTV milik warga dilokasi, terlihat jelas kedua pelaku mengenakan baju kaos oblong datang dan menghentikan sepedamotornya dipinggir jalan persis di belakang mobil minibus warna putih yang sedang terparkir.

Sembari memastikan situasi aman dilokasi, lantas pelaku yang berada diboncengan turun dari sepedamotor dan berpura-pura berdiri. Sementara pelaku yang stanby diatas sepedamotor memakai topi berpura-pura menelpon dengan ponselnya.

Disitu tak lama pemilik mobil minibus warna putih datang mengambil sesuatu dari dalam mobilnya dan kemudian kembali pergi. Melihat situasi memungkinkan selanjutnya pelaku yang berada diboncengan itu menggasak sepedamotor yang sedang terparkir di halaman rumah warga dan pergi meninggalkan lokasi.

Atas kejadian itu dihari yang sama sekira pukul 22.00 Wib, Hendriko selaku pemilik sepedamotor mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, untuk membuat laporannya.

Kepada Mistar, Hendriko (korban) warga Pasar VII Jati Rejo, Desa Sampali, Kecamatan Perut Sei Tuan menuturkan bahwa malam itu sepedamotor Honda Vario BK 4774 ADY warna putih hitam miliknya dipinjam oleh abang iparnya.

“Malam itu abang ipar saya datang kerumah minjam sepedamotor. Lantas tak lama dia datang kembali mengatakan sepedamotor saya hilang dihalaman rumah kakaknya,”kata korban.

Dikarenakan malam itu korban tidak membawa Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), akhirnya korban memutuskan untuk datang kembali esok hari.

Sabtu (1/2/20) pagi akhirnya korban membuat laporannya di Polsek Percut Sei Tuan.

“Udah bang saya sudah buat LP Sabtu pagi,”kata korban saat dihubungi lewat telpon selulernya sembari berharap kepada polisi agar pelaku secepatnya ditangkap Senin (3/2/20) sore.

Reporter: Hendra Tanjung
Editor: Luhut Simanjuntak