9 Korban Tewas Kecelakaan Maut Merupakan Kader Terbaik Remaja Mesjid Percut Sei Tuan

Ratusan pelayat mengikuti solat jenazah melepas korban tewas kecelakaan maut di Tebingtinggi. (Foto : ial/mistar)

Medan, MISTAR.ID

Kecelakaan maut yang melibatkan bus Intra dengan Avanza di Jalan Umum Tebing Tinggi – Pematang Siantar Km 89-90, tepatnya di Dusun V Desa G. Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, masih menyisakan luka yang mendalam.

Kesembilan korban meninggal dunia merupakan kader dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Percut Sei Tuan.

Said Al Idrus, Dewan Pengurus Pusat BKPRMI membenarkan hal tersebut. “Iya, mereka semua adalah kader terbaik dari BKPRMI Kecamatan Percut Sei Tuan. Mereka sangat aktif dan rajin dalam mengikuti kegiatan kecamatan dan kabupaten,” ujar Said, Senin (22/2/21) sore.

Baca Juga:Korban Meninggal Kecelakaan Maut Bus Intra Kontra Avanza di Tebing Tinggi Bertambah Jadi 9 Orang

Said mengenang, sehari sebelum kejadian, mereka bersilaturrahmi mengunjungi sahabatnya di Siantar karena ada yang menikah. “Mereka ke sana ada pernikahan pemuda remaja mesjid. Jadi mereka Bersilaturrahmi. Lalu berembuklah mereka merental mobil dan langsung berangkat ke sana,” ucapnya.

Kepergian kader terbaik BKPRMI Percut Sei Tuan itu membuat duka yang mendalam bagi Said. “Kami sangat kehilangan sekali adik-adik ini. Kecelakaannya kemarin jam 20.30 WIB. Mereka pengurus BKPRMI kecamatan dan aktif di mesjid ini,” ungkapya.

Dia dan pengurus yang lain pun mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Sekali lagi dia tegaskan, mereka kader terbaik di desa setempat dan dia sangat kehilangan. “Semoga Allah berikan tempat terbaik,” harapnya.

Baca Juga:Dua dari 9 Korban Kecelakaan Maut Bus Intra Kontra Avanza di Tebing Tinggi Merupakan Abang Adik

Pantauan di sejumlah lokasi rumah duka, kesembilan jenazah telah disemayamkan di pemakaman terdekat. Kediaman kesembilan korban ini berdekatan, hanya berbeda-beda gang. Ratusan orang ikut solat jenazah melepas kepergian para korban untuk selama-lamanya.

Sebelumnya Avanza terlibat laga kambing di jalan lintas Sumatera. Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP diketahui kejadian tersebut semula berawal ketika mobil Toyota Avanza datang dari arah Pematang Siantar menuju arah Tebing Tinggi. Sesampai di TKP mobil minibus penumpang Toyota Avanza itu di duga berjalan terlalu melebar ke kanan.

Akan tetapi pada saat yang bersamaan datang mobil bus Intra BK 7091 TL dari arah Medan menuju arah pematang Siantar, sehingga bagian depan sebelah kiri mobil bus tersebut membentur bagian samping sebelah kiri dari mobil Avanza. Kecelakaan tersebut terjadi di lajur sebelah kiri dari arah Tebing Tinggi menuju arah Pematang Siantar.

Akibat dari kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mobil Toyota Avanza berjumlah 9 orang mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP. Mereka pun selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kedua mobil tersebut. Saat ini keduanya sudah dievakuasi dan diamanka di Mako Unit Laka Lantas Polres Tebing Tinggi. (ial/hm01)