26.7 C
Medan
Thursday, September 29, 2022
spot_img

Wall Street Terseret Kekhawatiran Omicron

New York, MISTAR.ID

Varian virus corona Omicron menyebabkan Wall Street terseret ke titik rendah pada perdagangan Sabtu pagi (4/12/21), dengan Nasdaq memimpin penurunan karena investor bertaruh bahwa laporan pekerjaan yang kuat tidak akan memperlambat penarikan dukungan Federal Reserve. Sementara mereka bergulat dengan ketidakpastian di sekitar varian virus corona Omicron.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 59,71 poin atau 0,17 persen, menjadi menetap di 34.580,08 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 38,67 poin atau 0,84 persen, menjadi berakhir di 4.538,43 poin. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 295,85 poin atau 1,92 persen, menjadi ditutup pada 15.085,47 poin.

Indeks S&P, Dow dan Nasdaq semuanya mencatat penurunan selama seminggu di mana mereka berayun liar dari hari ke hari karena investor bereaksi terhadap berita Omicron dan komentar Powell.

Baca Juga:Pasar Saham Terapkan Fitur Baru Sistem Perdagangan Bursa

Untuk minggu ini, S&P jatuh 1,2 persen merupakan penurunan mingguan kedua berturut-turut. Sementara Nasdaq anjlok 2,62 persen, juga kerugian minggu kedua berturut-turut. Sedangkan indeks Dow melemah 0,92 persen dalam penurunan mingguan keempat berturut-turut.

Setelah dibuka lebih tinggi, Wall Street menghabiskan sisa sesi dalam kelesuan dan indeks volatilitas yang meningkat menyoroti kecemasan investor.

Laporan Departemen Tenaga Kerja, menjelang pembukaan sesi, menunjukkan bahwa sementara pertumbuhan pekerjaan non pertanian naik lebih rendah dari yang diperkirakan pada November, tingkat pengangguran turun menjadi 4,2 persen, terendah sejak Februari 2020, dan upah meningkat.

Secara terpisah, ukuran aktivitas industri jasa AS mencapai rekor tertinggi pada November. Kedua set data itu tampaknya mempengaruhi ekspektasi investor untuk langkah Fed selanjutnya menuju pengetatan kebijakannya. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan minggu ini bahwa bank sentral akan mempertimbangkan penghentian lebih cepat program pembelian obligasi, mendorong spekulasi bahwa kenaikan suku bunga juga akan dimajukan.

Baca Juga:Saham Prancis Diterpa Aksi Ambil Untung

“Tidak cukup dalam laporan pekerjaan untuk menghalangi The Fed mempercepat tapering dan (itu) membuka pintu untuk kenaikan suku bunga yang lebih cepat daripada yang mungkin diantisipasi pasar,” kata Steve Sosnick, selaku Kepala Strategi di Interactive Brokers.

Selain itu, ia menunjukkan kekhawatiran bahwa varian Omicron tampaknya menyebar lebih cepat daripada Delta, versi terakhir dari Covid-19 yang paling umum.

Jumlah negara yang melaporkan kasus Omicron terus meningkat pada Jumat (3/12/21). Tetapi masih ada sedikit kejelasan tentang tingkat keparahan penyakit atau tingkat perlindungan yang diberikan oleh vaksin Covid-19 yang ada.

Dalam indikasi yang jelas dari kegelisahan investor, pengukur ketakutan Wall Street, indeks Volatilitas Pasar CBOE, naik di atas 35, dalam perdagangan sore, untuk pertama kalinya sejak akhir Januari. Namun, indeks memangkas beberapa kenaikannya menjadi ditutup naik 9,7 poin pada 30,67.

Baca Juga:Batavia Sekuritas Tutup Bisnis Broker Saham, Bakal Fokus ke Aset

Sementara itu, sektor utama S&P 500 yang berkinerja lebih baik adalah sektor konsumen yang defensif, ditutup naik 1,4 persen, serta sektor utilitas bertambah 1,0 persen, diikuti oleh perawatan kesehatan naik 0,25 persen.
Pada akhir sesi, sektor consumer discretionary, jatuh 1,8 persen, menjadi pencetak kerugian sektoral terbesar, diikuti oleh sektor teknologi yang terpangkas 1,65 persen.

Penurunan termasuk saham-saham kelas berat seperti Tesla yang anjlok 6,0 persen, Nvidia merosot 4,0 persen serta Apple Inc dan Microsoft kehilangan lebih dari 1,0 persen.

“Sulit untuk membantah bahwa saham-saham dengan valuasi sebesar itu bersifat defensif,” kata Sosnick dari Interactive Brokers. Dan dengan saham teknologi berkapitalisasi besar telah menghindari kemerosotan baru-baru ini di pasar yang lebih luas, Sosnick mengatakan: “Itu mengejar saham-saham itu.” (antara/hm12)

Related Articles

bon dan benn

TRENDING NOW

Jelang Ajang F1 H2O, Warga Minta Tanah Lapang Sisingamangaraja Tidak Dialih...

Toba, MISTAR.ID Sejak Kabupaten Toba menjadi kandidat tuan rumah penyelenggaraan Formula 1 Boat Race (F1 H2O) yang direncanakan digelar pada Februari 2023 mendatang, pemkab terus...
Pilpanag Simalungun Digelar 15 Maret 2023

Pilpanag Simalungun Digelar 15 Maret 2023

Kisruh UKT dan KIPK Hingga Pemanggilan Rektor Unimed oleh Ombudsman Tuntas

Medan, MISTAR.ID Kisruh Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) di Universitas Negeri Medan (Unimed) hingga berujung pemanggilan Rektor Dr Syamsul Gultom...

Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Stay Connected

2,753FansLike
12,688FollowersFollow
20,700FollowersFollow
2,600FollowersFollow

Latest Articles

%d bloggers like this: