Meningkat, Ekspor Masker dan Sarung Tangan di Sumut

Ketua DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia, Khairul Mahalli. (f:anita/mistar)

Medan, MISTAR.ID

Praktisi Bisnis, Ketua DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia, Khairul Mahalli mengatakan selama pandemi Covid-19 pihaknya terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan kementerian luar negeri. Terutama pada duta besar dan konsul jenderal agar menjadi marketing untuk menjual produk-produk Indonesia termasuk Sumut.

“Kita lihat ekspor ini memang ada peningkatan dari segi tonasenya atau dari segi jumlahnya. Ekspor Sumut itu di 2015 sampai 2019 rata-rata untuk negara Asean, Timur Tengah dan negara Asia lainnya,” katanya, Rabu (21/10/20).

Selama pandemi yang tercatat pada Maret April sambung Khairul banyak juga produk ekspor Sumut yang sampai pada negara tujuan tersebut namun tidak bisa dibongkar di sana. Karena tidak ada yang mengerjakan pembongkaran sehingga terkendala itu di pelabuhan laut dan udara. Lantaran rendahnya tingkat tenaga kerja di sana yang mengerjakannya,” jelasnya.

Baca juga: Meski Covid-19, Ekspor Sumut ke India Meningkat

Bila dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut dari 2018 sampai 2019 mulai dari sektor pertanian, kehutanan sampai produk yang lainnya. “Nah, saat ini paling banyak alat-alat kesehatan. Seperti masker dan sarung tangan. Bahkan ada beberapa pabrik Sumut yang luar biasa meningkat ekspornya,” ungkapnya.

Adapun perkembangan ekspor dan impor Sumut dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut pada Agustus 2020 mengalami penurunan. Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumut pada bulan Agustus 2020 mengalami penurunan dibandingkan bulan Juli 2020, yaitu dari US$715,98 juta menjadi US$683,15 juta atau turun sebesar 4,59 persen.

“Bila dibandingkan dengan bulan Agustus 2019, ekspor Sumut mengalami kenaikan sebesar 1,40 persen Golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumut pada Agustus 2020 terhadap Juli 2020 adalah golongan karet dan barang dari karet sebesar US$9,55 juta (10,46%),” kata Kepala BPS Sumut, Syekh Suhaimi.

Sementara itu, ekspor ke Tiongkok pada Agustus 2020 merupakan yang terbesar yaitu US$116,69 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$89,44 juta dan India sebesar US$55,45 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,29 persen.

“Menurut kelompok negara utama tujuan ekspor pada Agustus 2020, ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$231,84 (33,94%),” pungkasnya. (anita/hm09)